Amri-RE Hanya Menang di 10 Desa: Golput 52,5%

0
121

Imanuel SitepuIMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Rekapitulasi perhitungan suara hasil Pilgubsu 2013 di Kecamatan Biru-biru (Kabupaten Deliserdang) yang digelar 7 Maret kemarin, persaingan suara cukup ketat antara pasangan nomor urut 4,5 dan 2. Walau pasangan No 4 (Amri-RE) unggul di 10 dari17 desa do Kecamatan Biru-biru,namun di setiap TPS,suara Paslon No,4 ini tetap dibayangi nomor urut 2.

Sementara, di daerah basis-basis kantung suara di Kecamatan Biru-biru seperti di Desa Candi Rejo, Desa Sidomuliyo, Desa Selamat dan Desa Sidodadi yang diprediksi menjadi kantung suara Amri RE malah dimenangkan oleh pasangan Ganteng nomor urut 5. Apa yang diprediksi masyarakat sebelumnya, dimana pasangan Amri Tambunan yang berpasangan dengan RE Nainggolan akan meraih 75% suara, ternyata meleset jauh. Mereka  hanya meraih 53%.

Adapun hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara sementara di 17 desa di Kecamatam Biru-biru, Pasangan Nomor urut 1 (Gusman) meraih 1.807 suara (14,2%), Pasangan nomor urut 2 (Esja) 2.719 suara (21,4%), Pasangan nomor urut 3 (Ch Fadly) 565 suara (4.4%), pasangan nomor urut 4 (Amri Re) 4.443 suara (35,0%), dan pasangan nomor urut 5 (Ganteng) 3.165 suara (24,9%).

Dari 26.713 pemilih yang terdaftar di DPT (Daftar Pemilih Tetap) hanya 12.988 pemilih yang menggunakan hak pilihnya atau sebesar (47,5%),termasuk suara tidak sah sebanyak 289 suara.

“Hasil rekapitulasi perhitungan suara sudah rampung sesuai jadwal dalam tahapan Pilgubsu. Hasil dari setiap PPS di 17 Desa akan kita tetapkan (plenokan) besok,” ujar Ketua PPK Kecamatan Biru-biru Josep Ginting kepada Sora Sirulo [Jumat 8/4] di Biru-biru.

Lanjut  kata Josep Ginting, pelaksanaan Pilgubsu di kecamatan Biru-biru yang telah usai di selenggarakan tidak ditemui kendala maupun pelanggaran berarti.

“Semua perjalanan pesta demokrasi yang diselenggarakan dalam Pemilihan Gubernur umatera Utara berjalan aman dan lancar,” katanya.

Tingginya angka warga yang tidak menggunakan hak suaranya yakni sebesar 52,5%  dalam pemilihan gubernur (Pilgub) di Kecamatan Biru-biru dinilai sebagai sebuah kejenuhan masyarakat. Hal tersebut dikatakan Ketua Panwaslu Kecamatan Biru-biru Adil Sitepu SE didampingi anggotanya Imanuel Sitepu dan Yahya Tarigan Amd kepada Sora Sirulo di tempat terpisah.

Menurut Adil Sitepu, kecenderungan kejenuhan tersebut diduga lantaran masyarakat selama ini hanya termakan janji-janji kampanye para kandidat yang tak pernah  terpenuhi, sehingga membuat masyarakat merasa dibohongi.

“Sebagai lembaga Penyelenggara Pemilu, PPK maupun Panwaslu Kecamatan sudah mensosialisasikanya kepada masyarakat Kecamatan Biru-biru secara optimal. Pun begitu, masyarakat terkesan mengabaikan pesta demokrasi tersebut,” katanya.

Hasil investigasi Sora Sirulo di lapangan,tidak tercapainya suara maksimal Bupati Deliserdang sebagai salah satu calon Gubernur Sumatera Utara yang berpasangan Dengan RE Nainggolan di Kecamatan Biru-biru karena kekesalan masyarakat terhadap ulah kepala desanya.

“Sebenarnya, kami begitu bersimpati kepada Pak Amri, tapi kami sangat tidak simpati melihat kepala desa kami. Karena begitu kepala desa diberi sepeda motor, mereka sekarang malah angkuh. Padahal, kami masyarakat bukan bisa dibodohi lagi. Kami juga tau uang beli sepeda motor itu dari dana APBD yakni uang rakyat.” ujar S. Barus (51) salah satu warga kepada Sora Sirulo.

Di samping itu, lanjutnya, kepala desa banyak yang tertutup kepada masyarakat, baik mengenai penggunaan dana pembangunan infrastruktur sebesar 20 jutaan bersumber dari dana ADD dan Bantuan Gubsu sebesar Rp. 50 juta per desa. Di samping itu, saya selaku masyarakat juga masih dipersulit dalam pengurusan surat surat, seperti Pembuatan KK dan Surat Tanah.

“Bila kepala desa tidak persulit masyarakat dan tidak rakus, kami masyarakat pasti mendukung Pak Amri,” tutur warga tadi  mengakhiri.

Leave a Reply