Pulang dari Tebingtinggi, Warga Langkat Tewas Digilas Kontainer

0
173
Salmon  Aritonang Bersama Anaknya Tewas di Tempat (Ditutup Kertas Koran).
Salmon Aritonang Bersama Anaknya Tewas di Tempat (Ditutup Kertas Koran).

IMANUEL SITEPU. PATUMBAK. Salmon Aritonang (48) warga Kuwala Sawit (Kabupaten Langkat) bersama anaknya Rio Pratama Aritonang (5) pengendara Revo BK 3263 PAK tewas di TKP setelah digilas truk kontainer di depan PT Trakindo Amplas [Sabtu 23/3 sekira Pkl. 13.30 Wib].


Informasi diperoleh Sora Sirulo menyebutkan, saat itu, Salmon Aritonang bersama Istrinya Boru Simajuntak dan anaknya Rio Aritonang mengendarai Revo BK 3263 PAK menuju Langkat sepulang dari Tebingtinggi. Dari arah berlawanan muncul sebuah truk Kontainer bermuatan peti kemas. Diduga karena berbonceng tiga, Salmon tidak bisa mengendalikan sepeda motornya, sehingga menyebabkan sepeda motornya oleng dan selanjutnya  menabrak truk kontainer bermuatan peti kemas di depanya.

Akibatnya, kereta yang dikendarai Salmon yang karyawan PTPN 2 Kebun Kuwala Sawit ini bersama anaknya Rio yang masih berumur 5 tahun masuk ke dalam roda kontainer. Seketika itu juga tubuh bapak dan anak langsung digilas ban belakang kontainer. Salmon bersama anaknya pun tewas di tempat setelah kepalanya pecah dan dari mulutnya keluar darah segar.

Sementara itu, Istri korban Boru Simanjuntak yang ikut dalam boncengan selamat dari tabrakan maut itu. Saat kejadian mengerikan itu terjadi, Boru Simanjuntak terhempas ke badan jalan sehingga hanya menderita luka ringan saja.

Ketika diminta keteranganya, Boru Simanjuntak  di lokasi kejadian mengatakan, dirinya bersama suami dan anaknya berboncengan naik kereta Revo BK 3263 PAK tarik tiga menuju Langkat sepulang dari acara pesta adat keluarga di Kota Tebingtinggi. Boru Simanjuntak mengatakan sedikitpun tidak menduga kejadian itu.

“Kami pelan-pelannyanya, bang. Naik kereta baru pulang pesta di Tebing. Siapudanku (anak bungsu, red.) di depan, aku dibonceng suami. Oh, mengapa begini nasipmu, bang? Oh, siapudanku. Belumpun sekolah kau, anakku.”  jerit tangis ibu malang ini.

Pantauan di lokasi, warga yang mengetahui kejadian langsung berkerumun melihat kondisi korban. Sepanjang jalan Sisimangaraja Amplas sempat macet beberapa saat akibat kerumunan warga yang hendak memberikan pertolongan. Beberapa warga terlihat berusaha menenangkan Boru Simanjuntak korban tabrakan yang selamat itu.

Polisi dari Polsek Patumbak dibantu Satuan Lalulintas Polresta Medan langsung mengamankan TKP dan mengatur lalulintas yang sempat macet.

Leave a Reply