Di Jalinsum Medan–Karo Gugung, Bus Liberty Hantam 2 Truk

0
380

1 Kritis, 3 Luka-Luka

Imanuel SitepuIMANUEL SITEPU. SIBOLANGIT. Diduga akibat rem blong, bus penumpang Liberty BK 7550 DE menabrak truk bermuatan semen BK 8888 SS setelah sebelumnya menabrak truk bermuatan sayur kol BK 8649 SC. iNI TERJADI di Jalinsum Medan–Karo Gugung, tepatnya di Jl. Jamin Ginting KM 52-53, kawasan Tekongan Amoy, Desa Bandarbaru (Kecamatan Sibolangit) [Sabtu 13/4].

Dikabarkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, informasi diperoleh Sora Sirulo  menyebutkan, pengemudi bus penumpang Liberty merga Manalu mengalami kritis akibat terjepit dengan kondisi patah kaki dan luka serius pada bagian tubuh. Dia dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, 3 orang lainnya dikabarkan mengalami luka serius dan ringan.

Kecelakaan lalu lintas itu diketahui bermula dari  bus penumpang Liberty yang datang dari arah Kutacane (Aceh Tenggara) bermaksud mengantar rombongan menuju pesta perkawinan di daerah Tebing Tinggi. Sebelum sampai di TKP, tiba-tiba bus tersebut mengalami rem blong. Spontan saja pengemudi bus berusaha mengendalikan laju kendaraannya yang berkecepatan tinggi. Dengan kondisi oleng ke kanan dan kiri, dia pun berusaha menghentikan bus dengan menabrakkannya dari arah samping belakang truk bermuatan sayur kol BK 8649 SC yang dikemudikan Pardomuan Nainggolan (31) warga Jl. Listrik (Berastagi) hingga terberam ke parit.

Beruntung, pada saat itu, dari arah berlawanan (Medan ke Tanah Karo) muncul truk bermuatan semen yang dikendarai Sejahtera Ginting (57) warga Desa Sempa Jaya (Berastagi). Bus penumpang itu langsung menghantam bagian samping truk hingga berhenti.

“Kejadiannya cepat sekali. Waktu ada suara keras dan teriakan, saya terbangun dari tidur dan melihat bus yang saya tumpangi telah tabrakan,” ujar Opung L. Br. Sihombing salah seorang penumpang yang mengaku hanya mengalami luka memar. Dia juga menceritakan kepada wartawan, rombongan penumpang di bus bermaksud mendatangi pesta perkawinan keluarganya di Tebing Tinggi.

Akibat kejadian tersebut, arus kendaraan bermotor dari arah Medan-Berastagi atau sebaliknya menjadi macet total. Antrian kendaraan mencapai puluhan kilometer hingga seharian penuh. Petugas yang datang ke lokasi berusaha mengatur kemacetan dan mengevakuasi truk yang tabrakan dengan menggunakan mobil derek. Beberapa lama kemudian, arus kendaraan bermotor menjadi lancar kembali.

Kapolsek Pancurbatu melalui Kanit Lantas AKP Edward Tampubolon saat dikonfirmasi wartawan membenarkannya.

“Ketiga barang bukti bus penumpang dan truk sudah kita amankan. Kasusnya masih dalam penyelidikan. Sementara keberadaan sopir bus belum diketahui,” ujar Tampubolon.

Leave a Reply