Pamit ke Pesta Ultah, Siswi SMA Dwi Tunggal Belum Diketahui Keberadaannya

0
131

Ibunya: “Pulanglah, Nak Ibu Mengkhawatirkanmu.”

Imanuel Sitepu

Novita Agustina br Sinuhaji yang belum pulang ke rumah
Novita Agustina br Sinuhaji yang belum pulang ke rumah

IMANUEL SITEPU. TANJUNGMERAWA. Novita Agustina br Sinuhaji alias Novi (16) belum juga pulang sejak pamit kepada orangtuanya hendak menghadiri pesta ulang tahun temannya sejak Sabtu [13/4]. Novi adalah siswi kelas I SMA Dwi Tunggal (Tanjungmerawa), putri dari Muntina br Tarigan (56), warga Jl. Pahlawan Gg. Kusuma (Kecamatan Tanjungmerawa).

Ibunya menuturkan kepada Sora Sirulo [Selasa 16/4], sambil menangis, dia khawatir sekali karena sudah 4 hari putrinya Novi tidak pulang ke rumah sejak pulang sekolah. Dia masih mengantarkan Novi ke sekolahnya di SMA Dwi Tunggal Tanjungmerawa dengan mengenderai sepeda motor Matic [Sabtu 13/4 sekira Pkl. 07.00 Wib].

“Sebelum memasuki gerbang sekolah, Novita Agustina sempat berpamitan mengatakan sepulang sekolah tidak langsung pulang ke rumah untuk menghadiri pesta ulang tahun temannya, Aku pun tak kuasa menolaknya,” kata Muntina kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskanya, setelah ditunggu-tunggu hingga larut malam, saya mulai cemas karena Novi  belum pulang kerumah.

“Ketika ditelepon ke HP miliknya, ternyata tak aktif. Karena curiga, saya pun mencari informasi keberadaan anak saya ke rumah tetangga dan teman-temannya. Namun, sampai saat ini, hasilnya nihil,” katanya.

Ironisnya, sambungnya, saat dia mempertanyakan kepada teman sekolahnya tentang teman mereka yang merayakan pesta ulang tahun, tak satu pun mengetahui ada pesta ulang tahun. Bahkan, kata wanita yang sudah menjanda dan sehariannya berdagang kelontong itu, sempat menghubungi sanak keluarga lewat telepon menanyakan keberadaan Novi. Namun upaya tak menuai hasil.

“Sempatnya kucari informasi ke rumah tetangga, ke rumah temannya, bahkan menelepon family. Tapi, tak ada yang tahu. Bahkan, kawannya yang ulang tahun pun tak ada. Nak dimana lah kau? Ibu sangat mengkawatirkanmu,” kata Muntina sedih.

Walau belum ditemukan, tanpa putus asa, upaya pencarian terhadap Novi terus dilakukan.  Bahkan wakil Kepala Sekolah SMA Dwi Tunggal, Bu Try, juga ikut melakukan pencarian setelah mendapat kabar tentang Novita Agustina tidak pulang kerumah. 

“Sempat juga terkejut  ibu wakil kepala sekolah mendengar anakku Novita tak pulang ke rumah. Dibantunya juganya aku mencari di mana Novita berada,” jelas Muntina sambil menirukan pesan yang disampaikannya kepada siswa.

Bahkan menurut Muntina, ketika diantar ke sekolah dan saat berpamitan, anaknya yang berkulit hitam manis, hidung mancung, rambut hitam sebahu dengan tinggi badan sekitar 160 cm itu dilihatnya membawa bungkusan plastik berisi pakaian “you can see” berwarna hijau, celana panjang jeans karet berwarna ungu dan sepatu warna oranye.

“Saat saya tanya, Novita hanya mengatakan itu baju yang akan dipakainya di pesta ulang tahun temannya,”.kenang Muntina dengan berlinang air mata.

Lanjut Muntina, sebelum kejadian, seorang gadis belia berperawakan tomboi yang tak diketahui namanya pernah datang ke rumah dan menginap. Dengan sepedamotor matic yang juga tak diketahui merek dan nomor polisinya itu, Novita sering diantar pulang. Namun Muntina tak curiga karena dia merasa yang dibawa Novita adalah teman sekolahnya. 

Ternyata setelah dicari ke sekolah, gadis tomboy itu bukan teman sekolah anaknya.

“Aku curiga Novita sama perempuan tomboy itu. Seperti lesbi pun kulihat gayanya. Apalagi kalau naik kereta kayak laki-laki gayanya. Aku pikir selama ini itu kawan sekolah Novita makanya tak kutanya kali,” ucap Muntina seraya berharap agar Putrinya Novita cepat pulang ke rumah.

Leave a Reply