Panitia Penjaringan ‘Lubuk Larangan’ Gelar Gladi Resik

0
161
Tampak Camat Biru-biru Antonius Pangaribuan menyaksikan acara gladi resik yang digelar Kamis [18/4] di Sungai Seruai (Kecamatan Biru-biru).
Tampak Camat Biru-biru Antonius Pangaribuan menyaksikan acara gladi resik yang digelar Kamis [18/4] di Sungai Seruai (Kecamatan Biru-biru) (Foto: Imanuel Sitepu)

IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Panitia pelaksana Penjaringan Lubuk Larangan Sungai Seruai menggelar acara gladi resik di Sungai Seruai di Desa Sarilaba Jahe (Kecamatan Biru-biru) [Kamis 18/4]. “Gladi resik ini dilaksanakan dalam rangka penjaringan ‘lubuk larangan’ di Sungai Seruai yang bakal dilaksanakan Juni mendatang di Desa Kwala Dekah,” ujar Ketua Panitia, Josep Ginting, kepada Sora Sirulo di lokasi.

Camat Biru-biru Antonius Pangaribuan didampingi ketua Panitia Josep Ginting mengatakan, acara penjaringan ‘lubuk larangan’ adalah untuk memanen ikan jurung di Sungai Seruai Juni mendatang.

“Rencananya akan dihadiri Bupati Deliserdang Amri Tambunan serta Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Sumatera Utara.. Acara penjaringan ikan akan dibuka Bupati Deliserdang drs. Amri Tambunan serta dinas terkait,” kata Antonius Pangaribuan.

Adapun menurut Ketua Panitia Pelaksana Josep Ginting, selama ini, di sepanjang alur Sungai Seruai ada yang disebut di beberapa titik dengan ‘lubuk larangan’. Lubuk larangan ini merupakan lokasi yang tidak bisa diganggu manusia kecuali hanya dengan menggunakan pancing.

“Maka dari itu, tahun ini kita bersama masyarakat di Kecamatan Biru-biru akan turun ke sungai untuk menjaring ikan,” kata Josep Ginting yang juga dibenarkan Seketaris Konsen Paul Tarigan dan anggota Marlon Brando Barus.

Pantauan Sora Sirulo dalam Gladi Resik yang dilakukan, tampak sejumlah panitia pelaksana, masyarakat dan turut disaksikan Camat Biru-biru drs. Antonius Pangaribuan ikut memasang jaring sebagai penangkap ikan untuk uji coba.

Leave a Reply