Kasus Penikaman: Polsek Patumbak Sepele Menerima Laporan Warga?

0
226
Talam Barus
Talam Barus

IMANUEL SITEPU. PATUMBAK. Hingga kini, tim buser Polsek Patumbak belum juga mengamankan Indra Ginting (30), warga Dusun I Desa Lantasan Baru, yang terlibat kasus penikaman terhadap Talam Barus (38), warga Dusun VI Namoserit Desa Sumbul (Kecamatan STM Hilir) di warung milik Inganta Tarigan yang terletak di Dusun VI Desa Lantasan Baru (Kecamatan Patumbak) [Selasa 23/4: sekira 21.00Wib].

Menurut penuturan Talam Barus kepada sejumlah wartawan, peristiwa penikaman itu secara pasti tidak diketahui penyebabnya. Pada saat kejadian, saudara Daut Barus menyampaikan kepadanya, bahwasanya Indra Ginting (pelaku) sedang mencari korban dilengkapi dengan senjata sangkur. Karena merasa tidak memiliki permasalahan dengan pelaku, ucapan yang disampaikan Daut Barus diangap main-main sambil melakukan tidur santai di warung tersebut, Anehnya, beberapa menit berselang, Indra Ginting datang dan mengejar korban sembari mengayunkan tangan kanannya yang dilengkapi sangkur ke arah tubuh korban.

Melihat kejadian itu, korban secara reflex melompat mengelakkan pisau pelaku, Saat itu, korban langsung emosi sambil bertanya apa masalah makanya langsung main pisau. Pada saat itu pelaku tidak memberikan alasan hanya mengucapkan “aku tidak soor sama kau” sambil mengucapkan kata-kata kotor.

Tidak berselang lama, sejumlah warga yang menyaksikan peristiwa itu memisah korban dengan pelaku sambil mendudukkan permasalahan. Tidak lama kemudian, pelaku mendadak mengeluarkan sangkur dari pingangnya dan menikam paha kanan korban yang sedang duduk. Saat itu juga darah segar keluar. Sebagian warga melarikan korban ke rumah sakit Estomihi Simpang Limun, Medan, guna keperluan visum et repertum dan selanjutnya korban membuat pengaduan ke Polsek Patumbak sesuai dengan STPL 407/III/2013/Sek Patumbak yang diterima langsung oleh tim penyidik Bripka Safrizal.

Setelah korban membuat pengaduan, pelaku kembali menungu korban di lokasi yang sama. Pelaku sempat mengeluarkan sangkur yang dipegangnya dan mengeluarkan kata-kata ancaman: “Nyawanya pasti kuambil. Kalau dia mau melaporkan kasus ini ke polisi, silahkan berkorban uang banyak. Kalau hanya sebatas jajaran Polsek Patumbak, belum mampu menangkap saya,” ucap Talam Barus sambil mengulangi kata-kata pelaku [Jumat 26/4].

Menurut beberapa warga lain yang berhasil ditemui wartawan koran ini di sejumlah tempat, perbuatan pelaku memang sering membuat onar di Desa. Bisnis yang dilakoninya dapat merusak generasi muda saat ini, untuk itu, warga berharap agar secepatnya Indra Ginting diamankan.

“Bila keadaan seperti ini tetap dibiarkan, dikhawatirkan mental generasi muda bertambah rusak,” kata para warga senada.

Kapolsek Patumbak Kompol Triadi ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan pihaknya telah menerima pengaduan dari korban dan saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Leave a Reply