Razia Truk Pengangkut Tanah Timbun Ricuh: 22 Armada Tronton Ditilang

0
117
imanuel sitepu.1
Kanit Lantas Polsekta Delitua hanya berdiri terfana melihat armada pengangkut tanah timbun melintas di depan kantor Camat Delitua setelah salah satu pengusaha membuat perlawanan terhadap penyetopan armada pengangkut tanah timbun (Foto: Imanuel Sitepu)

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Tak henti-hentinya, Petugas tim gabungan dari Dishub Deliserdang, Polisi Lalulintas dan Polisi Militer (PM)  melakukan razia terhadap armada Truk Tronton pengangkut tanah timbun di depan Kantor Camat Delitua [Senin 29/4].  Ketika dikomfirmasi di lokasi, Kanit Lantas Polsekta AKP M. Syafi’I dan A. Nababan dari Dishub Deliserdang mengatakan, dari razia ini, petugas menilang 10 STNK dan 11 buku speksi armada truk tronto

“Kita berhasil menilang 10 buah STNK dan 11 buku speksi. Razia akan kita lakukan terus secara berkesinambungan sesuai permintaan masyarakat,” katanya.

Pantauan Sora Sirulo di lokasi, razia yang dilakukan oleh tim gabungan ini sempat ricuh karena mendapat perlawanan dari pengusaha. Sambil mengamuk di jalan, Pak Jimbo, selaku perwakilan pengusaha menuding razia yang dilakukan tidak melalui prosedur.

“Apa yang kalian razia? Masalah tonase? Mana timbangannya? Kami juga masyarakat, dan berhak melintasi jalan ini,” kata Pak Jimbo.

Mendapat perlawanan dari pengusaha, nyali tim petugas gabungan ciut juga. Puluhan armada tronton pun akhirnya dipersilahkan lewat dari depan Kantor Camat Delitua.  Karena tidak punya nyali untuk melakukan tindakan secara tegas, warga yang menyaksikan razia bersorak dan mencibir ke petugas. Sambil berteriak, mereka menuding tim gabungan hanya melakukan razia ecek-ecek.

Camat Delitua drs. Edy Yusuf ketika dikonfirmasi oleh Sora Sirulo mengaku tidak mendapat pemberitahuan secara tertulis dari instansi terkait atas adanya razia ini.

“Yang melakukan razia adalah tim dari kabupaten. Mereka meminta bantuan dari Polantas. Saya menilai, permasalahan antara warga saya di Delitua dengan pengusaha galian tanah timbun tidak pernah akan selesai bila Satpol PP sebagai penegak Perda, tidak segera menutup Galian C ilegal tersebut serta menyita alat beratnya,” katanya.

Leave a Reply