Ribuan Pohon Sawit Ditumbangi, Pejabat PTPN II Cuek

0
286
Terlihat alat berat beko meratakan tanaman kelapa sawit milik PTPN II Kebun Limau Mungkur
Terlihat alat berat beko meratakan tanaman kelapa sawit milik PTPN II Kebun Limau Mungkur

IMANUEL SITEPU. STM HILIR. Ribuan pohon kelapa sawit yang masih produktif  milik PTPN II Kebun Limaumungkur, tepatnya di Afdeling V Desa Tadukenraga (Kecamatan STM Hilir) ditumbangkan sejumlah oknum pengusaha Galian C dengan mengunakan alat berat berupa beko. Pihak manager kebun terkesan melakukan pembiaran alias cuek. Artinya, seluruh pejabat PTPN II, baik jajaran tingkat direksi maupun pihak kebun plat merah ini, tak berdaya melakukan pelarangan. Mereka pun terlihat bengong di kantornya di Tanjungmerawa dan Kebun Limaumungkur.

Pantauan Sora Sirulo [Senin 6/5] di lokasi, tak tanggung-tanggung, aksi penumbangan pohon sawit dilakukan siang hari dan tanpa ada larangan sedikitpun dari pihak kebun. Sementara, desingan suara alat berat jenis bekho menggelegar di tempat sedang mengeruk tanah di areal kebun. Mirisnya lagi, sejumlah pria dari salah satu Organisai Kepemudaan (OKP) tampak berjaga-jaga di lokasi. Bila tidak dihentikan, dikhawatirkan seluruh pohon sawit ysang dinyatakan masih produktip di areal perkebunan tersebut, dalam waktu singkat, akan  tumbang rata dengan tanah.

Tak satu pun petugas keamanan kebun,menampakkan batang hidungnya untuk melakukan pelarangan terhadap aksi brutal warga tersebut. Padahal, areal PTPN II yang dijadikan Galian C itu tepatnya di belakang Café Granit Indah dikelola oleh salah seorang kelurga pejabat PTPN II dan dinyatakan masih memiliki Hak Guna Usaha (HGU) Nomor : 95/2003 yang mendapat perpanjangan HGU sesuai dengan Nomor : 593/10727/2011 tertanggal 19 oktober 2011 yang di tandatangani oleh Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujonugroho.

Direktur Perencanaan PTPN II, Hakim Bako dan Komaruzzaman, Direktur SDM tak berhasil dikonfirmasi. Konfirmasi singkat melalui SMS ke ponselnya mereka terkait masalah itu hingga berita ini dikirim keredaksi, tidak berbalas. Sementara meneger PTPN II Kebun Limau Mungkur Ir Robertus Malau dikonfirmasi baru-baru ini terlihat kebakaran jenggot. Kepada wartawan, Malau  mengatakan tanaman sawit yang ditumbangi tersebut merupakan milik PTPN II karena berada di atas lahan HGU.

“Saat ini HGU masih dalam proses pengurusan. Kita sudah laporkan masalah penumpangan ini kepada pihak Kepolisian Polres Deliserdang berkali-kali,” deliknya.

Leave a Reply