Camat STM Hilir Cari Muka Kepada Amri Tambunan

2
167

imanuel sitepu 5IMANUEL SITEPU. STM HILIR. Belakangan ini, para Kepala Desa (Kades) se Kecamatan STM Hilir terlihat mulai melaksanakan gotongroyang sepanjang jalan protokol maupun sekeliling pemukiman warga dengan dalih Jumat bersih dan Desa Percontohan. Menurut seorang warga J. Ginting (41)  [Kamis 9/5] di Talunkenas., gotongroyong yang dilaksanakan setiap Desa di Kecamatan STM Hilir ini diduga berkaitan dengan upaya menepis kekalahan pasangan Amri Tambunan dan RE Nainggolan pada Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Utara Periode 2013-2018 barusan [7/3]. 

“Ini terlihat seperti di Desa Tadukenraga. Puluhan warga membersihkan jalan protokol desa dan berlatihan paduan suara guna menyambut kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Deliserdang Ny. Anita Lubis. Gotongroyong ini dilakukan pihak desa guna mengambil simpati warga karena adanya isu Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars akan maju menjadi Calon Bupati Deliserdang untuk Perode 2014-2019,” kata Ginting.

Selain itu, untuk menarik simpati warga, Camat STM Hilir A. Efendi Siregar SSos terlihat memberikan izin pinjam pakai alat berat (beko) milik Pemkab Deliserdang yang difungsikan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tadukenraga guna membuka jalan alternatif menuju Dusun Sei Basah. Padahal, mulai dari membeli minyak dan risiko kerusakan alat berat itu dibebankan kepada Pemkab Deliserdang yang merupakan uang rakyat juga.

Anehnya, di sisi lain, banyak sampah yang menumpuk di TPA Tadukenraga saat ini sepertinya tidak dihiraukan oleh Camat STM Hilir selaku penanggungjawab di TPA itu. Bahkan, isu lain yang berkembang di saat ini untuk menepis kemarahan Bupati Deliserdang drs. H. Amri Tambunan terkait atas surat yang dilayangkan PTPN II Kebun Limaunungkur seputar pencurian tanah yang dijadikan Galian C dengan dalih membuat jalan arternatif, beber warga.

Menyikapi hal itu, Camat STM Hilir A.Efendi Siregar ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kunjungan Ketua PKK Deliserdang ke STM Hilir dan alat berat itu diizinkan karena adanya surat usulan dari warga, alas Camat.

2 COMMENTS

  1. Kelihatan jelas bahwa pejabat-pejabat pendatang ini dari dulu juga hanya memikirkan kepentingan mereka, tak ingin menggubris kepentingan rakyat setempat (penduduk asli orang Karo). Perusakan tanah ulayat Karo Deliserdang sudah sangat parah. Pejabat pendatang mestinya lebih memperhatikan perkembangan rakyat setempat.

    MUG

Leave a Reply