Laporan Lebih Lengkap Unjuk Rasa GBKP di Kabanjahe

3
270

Ngguntur Purba 5

Ngguntur PurbaNGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. Ribuan jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) yang terdiri dari 6 klasis menggelar long march sambil meneriakkan yel-yel dan menyanyikan lagu puji-pujian kepada Tuhan untuk berhunjukrasa ke DPRD Karo, Mapolres Tanah Karo dan Kantor Bupati Karo [Senin 14/5: sekitar 15.00 WIB]. Keenam klasis GBKP itu adalah masing-masing Klasis Kabanjahe, Klasis Tigapanah, Klasis Sinabung, Klasis Tigabinanga, Klasis Laubaleng dan Klasis Berastagi. Tujuan mereka berhunjukrasa adalah mendesak pemberantasan judi, narkoba dan tempat-tempat maksiat di wilayah Kabupaten Karo.

Meski dalam keadaan terik panas,  mereka tetap semangat dengan mulai bergerak dari GBKP Kota Kabanjahe Jl. Kiras Bangun dengan dipimpin oleh Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt  Matius Panji Barus DTh dan Sekretaris Umum Pdt. Simon Tarigan STh yang didampingi Pdt. Masada Sinukaban STh dan Pdt. Mazmur Ginting STh. Mereka memimpin rombongan sembari mengusung  sejumlah poster dan spanduk yang bertuliskan a.l. ‘Jemaat GBKP Menolak Judi, Narkoba, dan Tempat-Tempat Maksiat di Tanah Karo’. ‘Mewujudkan Tanah Karo Simalem Menjadi Tempat Yang Nyaman Bagi Kehidupan Masyarakat dan Stop Segala Bentuk Perjudian Demi Mata Pencaharian Yang Lebih Baik’. ‘Pak Polisi Bebaskan Tanah  Karo dari Segala Bentuk Judi dan Narkoba’.

Ngguntur Purba 6Dalam aksi jemaat tersebut, mereka terlebih dahulu menyampaikan aspirasi di gedung DPRD Karo. Menurut mereka, Taneh Karo merupakan tanah yang subur dan memberikan kemakmuran bagi rakyatnya. Namun, daerah ini semakin terpuruk ke arah kegelapan akibat begitu banyak penyakit sosial yang tumbuh subur di daerah ini seperti halnya judi, warung remang-remang, oukup plus-plus dan narkoba.

Demikian juga semakin maraknya tempat-tempat praktek maksiat seperti warung remang-remang dan oukup plus-plus yang menjadi tempat peredaran narkoba dan kegiatan-kegiatan amoral yang mengakibatkan kemiskinan, semakin bertambahnya kasus yang terjangkit HIV/AIDS di daerah ini.       Karena itu, katanya,

“DPRD Karo yang memiliki kewewenangan membuat Perda tentang bahaya narkoba, judi, prostitusi dan miras untuk memperbaiki segala bentuk penyakit masyarakat di daerah ini. Jemaat GBKP merupakan salah satu elemen dan bagian dari masyarakat yang seharusnya ikut berperan dan menata kehidupan bermasyarakat,” ungkap mereka.

Para jemaat GBKP diterima Ketua DPRD Effendy Sinukaban SE didampingi Wakil Ketua Ferianta Purba dan Onasis Sitepu serta sejumlah anggota dewan seperti halnya Siti Aminah br Peranginangin, Masdin DT Ginting, Sentosa Sinulingga, Darta Bangun dan Sudarto Sitepu.

Ngguntur Purba 7Menurut Sinukaban, pihaknya mengapresiasi   aspirasi yang disampaikan, satu perasaan tanggungjawab kita bersama untuk perbaikan dan kebaikan Tanah Karo.

“Apa yang disampaikan kami juga turut merasakan dampak akibat maraknya judi, warung remang-remang yang melangsungkan bisnis prostitusi dan narkoba,” ujar Ketua DPRD Efendy Sinukaban.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, Kapolres Karo AKBP Marcelino Sampouw SH SIK MT dan unsur terkait lainnya untuk memberantas penyakit masyarakat di daerah ini.

“Hidup jemaat GBKP!!! Ini luar biasa. Kami berterimakasih atas kehadiran jemaat dan hamba Tuhan. Menghadapi tuntutan dan persoalan ini kami akan berkoordinasi dengan aparatur pemerintahan, aparat hukum dan pihak terkait lainnya,” ungkapnya.

Ngguntur Purba 9Setelah aspirasi mereka diterima, selanjutnya mereka bergerak long march menuju ke Mapolres Karo dan tetap semangat dalam keadaan terik panas sambil menyanyikan lagu puji-pujian kepada Tuhan. Mereka diterima Kapolres Karo AKBP Marcelino Sampouw SH SIK MT dan 10 Kapolsek jajaran Polres Karo. Menurut Marcelino, pihaknya telah berupaya memberantas segala bentuk penyakit masyarakat di daerah ini.

“Para jemaat GKBP ini apakah ada yang bermain judi atau  ke tempat warung poco? Jangan membohongi di depan Yesus Kristus,” ucap Kapolres di hadapan jemaat GBKP. Ia menambahkan, pihaknya tidak pandang bulu dalam pemberantasan penyakit masyarakat.

“Sudah ada 2 oknum Polres Karo diproses secara hukum terkait narkoba. Ada lagi 2 oknum Polres Karo masih dalam tahap persidangan terkait judi. Kami tetap profesional apabila ada oknum polisi yang terlibat segala bentuk penyakit masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, mari kita bergandengan tangan untuk memberantas penyakit masyarakat di daerah ini. Sebab Polri adalah bagian dari masyarakat untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat termasuk dalam penegakan hukum,” ungkapnya.

Ngguntur Purba 8Selanjutnya, rombongan bergerak ke kantor Bupati Karo  dan diterima Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti didampingi sejumlah SKDP lingkungan Pemkab Karo. Dikatakan oleh Bupati, Ia sangat setuju atas tuntutan jemaat GBKP untuk memberantas penyakit masyarakat.

“Untuk itu, kami unsur Muspida akan berkoordinasi, menyahuti aspirasi dari  jemaat GBKP,” ujar Karo Jambi.

Setelah mendapat penjelasan dari Bupati Karo, jemaat GBKP kemudian membubarkan diri dengan tertib. Sekretaris Moderamen GBKP Pdt. Simon Tarigan STh kepada wartawan mengatakan, judi dan narkoba serta penyakit masyarakat lainnya adalah perbuatan dosa yang dapat merusak berbagai sistem sosial masyarakat, terlebih para penjudi itu didominasi oleh kalangan menengah ke bawah yang kehidupan ekonominya pas-pasan.

Menurut Sekretaris Umum Moderamen GBKP ini, kebiasaan bermain judi, pengaruh nakorba, prostitusi, dan penyakit-penyakit masyarakat lainnya dapat menimbulkan masalah sosial yang sangat luar biasa,seperti penyebab kemiskinan, perceraian,  anak terlantar dan putus sekolah serta membudayakan kemalasan. Kebiasaan berjudi juga bersifat kriminogen, yaitu menjadi pemicu terjadinya kejahatan-kejahan lainnya. demi mendapatkan uang berjudi. Penjudi dapat merampok, mencuri, korupsi, membunuh dan KDRT. Kalaupun menang bermain judi, bisa saja hasilnya dibuat untuk foya-foya, bahkan bisa juga dihabiskan di tempat prostitusi dan beli narkoba.

Lebih lanjut dikatakan, dalam hal penanggulangan dan pencegahan bahaya judi,  dan narkoba, merupakan tanggungjawab keluarga Kristiani, pemerintahan daerah, masyarakat, TNI, aparat kepolisian dan juga gereja selaku pembina dan pembimbing umat. Pantauan wartawan, aksi damai mereka ini berlangsung tertib dengan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian sehingga arus lalu-lintas dapat berjalan lancar.

3 COMMENTS

  1. Bujur Man Jemaat GBKP ….

    man Polisi… Bupati.. Wakil rakyat …PAngani Jambe e ras setoren narkoba, Judi & Prostitusi …

  2. Sangat Positif kegiatan ini harusnya sering kita lakukan, bujur Jemaat GBKP telah mengingatkan para pemimpin daerah kita semoga mereka melaksanakanya di lapangan terutama judi

  3. Terima kasih untuk laporan lengkapnya
    Semoga menjadi media terdepan dalam melaporkan berita di Tanah Karo

    Bujur
    benz

Leave a Reply