2 Bocah Terseret Arus Lau Seruai, Satu Tewas

0
189

Imanuel SitepuIMANUEL SITEPU. PATUMBAK. Dwi Mayang Sari (6) warga Gg. Gulintang Desa Sigara-gara (Kecamatan Patumbak) akhirnya tewas setelah terseret arus sungai Lau Seruai. Sebelumnya, Dwi  bersama abang kandungnya Riski Aditia (9) mandi-mandi di sungai itu. Di saat itu, ayah mereka asyik menyuci becak tak jauh dari tempat mereka mandi-mandi [Sabtu 18/5: sekira 12.00 Wib].

Informasi dihimpun Sora Sirulo menyebutkan, siang saat kejadian, korban bersama Riski Aditia dan ayah kandungnya berangkat dari kediamannya hendak menyuci becak. Setibanya di aliran Lau Seruai, sang ayah pun langsung membersihkan betornya itu di dalam air. Sementara, kedua bocah ini langsung ikut masuk ke dalam air. Karena keasyikan menyuci becak, ayah mereka tidak mengetahui kalau kedua anaknya telah terseret arus Lsu Seruai ke hilir.

Untung saja, saat diseret derasnya arus sungai, abang korban Riski Aditia masih sempat minta tolong.  Mendengar jeritan anaknya, sang ayah pun langsung menoleh ke arah suara. Seketika itu juga, dia langsung mengejarnya sambil meminta tolong kepada warga sekitar.

Tak jauh dari lokasi awalnya mereka tenggelam, keduanya pun berhasil ditemukan dengan kondisi cengap-cengap. Sang ayah dibantu beberapa warga sekitar langsung melarikan korban ke RSU Sembiring Delitua untuk mendapatkan pertolongan. Namun, sayang, di tengah perjalanan Dwi Mayang Sari pun tewas dengan kondisi perut penuh terisi air. Setibanya di rumah sakit swasta ini, korban pun divisum, sementara Riski Aditia harus menjalani perawatan. Kondisinya masih lemah dan bercampur trauma akibat kejadian.

Ketika hendak dikonfirmasi wartawan koran ini di RSU Sembiring Delitua, ayah korban serta sejumlah sanak keluarga belum ada yang mau buka mulut. Bahkan, salah satu sanak keluarga saat  hendak diminta untuk menyebutkan identitas ayah korban tetap tidak mau menyebutkannya.

Leave a Reply