Pertarungan Tokoh Karo Menuju Senayan 2014: Ke Mana Suara Karo?

3
267

Analisa Politik Menuju 2014

supriadi 2

Oleh: Supriadi Purba

Pada tahun 2009 hanya ada satu Putera Karo yang berhasil mendarat dengan mulus di Senayan dari Sumatera Utara. Sosok yang sekarang menjadi Menteri Informasi dan Komunikasi (Menkoinfo) yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari dapil Sumut 2. Dia adalah Tifatul Sembiring,mantan Presiden PKS yang kemudian dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi salah satu menteri di kabinetnya. Namun pada perjalannya, akhirnya digantikan oleh kader PKS lainnya, sehingga dari Sumatera Utara yang terdiri dari tiga dapil tidak ada keterwakilan Karo di Senayan. Pertanyaanya adalah apakah jumlah masyarakat karo yang ada di Sumatera Utara tidak cukup untuik mengirimkan tokohnya atau tidak ada sosok yang begitu berpengaruh. Padahal dari dapil Sumut 1 dan Sumut 3 jatah itu  sebenarnya bisa didapat minimal satu kursi per dapil, namun pada kenyataanya kosong dan selama 5 tahun hanya bisa bertanya-tanya. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah hal yang sama akan terjadi pada tahun 2014?, kita lihat saja.

            Pertarungan politik lima tahunan akan terjadi lagi, pertarungan yang akan memperebutkan suara rakyat. Dari Sumatera Utara akan mengirimkan 30 utusannya untuk DPR RI, artinya per-dapil akan mendapatkan kursi 10 orang. Sumut 1 yang terdiri atas Kota Medan, Deli Serdang, Kota Tebing Tinggi dan Serdang Bedagai, Sumut 2 terdiri dari Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Labuhan Batu, Kepulauan Nias, Dapil tiga yakni Pematang Siantar, Simalungun, Tanah Karo, Langkat, Binjai, Dairi, Pakpak Barat, Asahan, Tanjung Balai.

Tifatul Sembiring

            Pertarungan Tokoh Karo tentu akan sengit di Sumut 1 dan Sumut 3, dimana di wilayah inilah keberadaan masyarakat Karo umumnya. Sebut saja di Kota Medan, Deli Serdang untuk Sumut 1 dan Tanah Karo, Langkat, Binjai, Dairi dan sebagian Simalungun di dapil 3. Kalau dilihat dari nama-nama yang sudah masuk di KPU, Daftar Caleg Sementara (DCS) terlihat komposisi masyarakat Karo sangat minim dibanding jumlah caleg dari Suku yang ada di Sumatera Utara khususnya Suku Batak Toba, Jawa dan Mandailing. Bahkan jarang sekali partai yang mengusung tokoh Karo sebagai nomor urut satu, pertanyaan kemudian yang muncul adalah, apakah masih ada tokoh Karo yang menjadi icon di partai pengusung. Atau jangan-jangan masa depan politisi karo sudah habis seiring dengan persaingan yang semakin kuat diantara para politisi lokal dan nasional.

            Dari dapil Sumut I PDI Perjuangan hanya memasukkan satu tokoh Karo, yakni Baltasar Tarigan, SE. Posisi Baltasar Tarigan mendapat nomor urut 4. Sementara di Partai Nasdem, Gerindra dan Golkar dari Sumut I kosong, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih mengusung Tifatul Sembiring dengan urut nomor 1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung Ngasup Karo-Karo dengan urut nomor 2. Dari Nama-nama diatas, hanya sosok Tifatul Sembiring yang merupakan orang karo yang sudah santer namanya terdengar, sementara yang lain masih harus memperkenalkan namanya ditengah-tengah nama-nama sekelas Ruhut Sitompul, Leo Nababan, Soetan Batoegana, Irham Buana Nasution, Sofyan Tan, Irmadi Lubis dll.

Corry Sebayang

            Dari Dapil Sumut 3 PDI Perjuangan juga hanya mengusung Sudiman Tarigan dan H. Edwin Ginting Suka. Partai Golkar mengusung Delia Pratiwi Br Sitepu dan Dra. Hj. Siti Herawati Tarigan, MM. Gerindra tampak lebih bersemangat mengusung Politisi Karo, diantaranya Cory Sriwati Sebayang, Herman Ginting dan Liasta Karo-Karo. Semantara Partai Demokrat Mengusung putera ketua DPRD Sumatera Utara yang sekarang juga merupakan ketua DPRD Langkat, H. Rudi Hartono Bangun. Partai Hanura menempatkan Drs. H. Serta Ginting yang juga pernah menjadi anggota DPR RI Dari partai Golkar. Partai Bulan Bintang yang dinakhodai oleh M.S Kaban menempatkan Letjen (Purn) Arifin tarigan sebagai caleg nomor urut satu, purnawirawan TNI ini juga pernah menduduki jabatan anggota DPR RI pada masa Orde Baru. Di Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menempatkan Sarmita Sembiring dan Mitar Pelawi, partai yang dikomandoi oleh Sutiyoso ini sepertinya juga akan bertarung habis-habisan untuk menempatkan kadernya.

            Dari nama-nama diatas hanya beberapa yang populer di masyarakat. Sementara ditengah-tengah pertarungan politik yang semakin terbuka ini, dibutuhkan strategi khusus untuk bersaing dengan nama-nama yang sudah terlanjur populer. Di Sumut 3 misalnya seperti Tritamtomo, H.Ali Umri, Marthin Hutabarat, Fadly Nurzal (Cawagubsu Yang gagal pada pilkada 2013), Nasril Bahar dll. Sosok-sosok yang sudah lama berkecimpung di dunia politik seperti Ibu Cory Sebayang, Serta Ginting adalah sosok yang akan mempersiapkan diri di tengah-tengah pertarungan yang sangat ketat tersebut.

 

Saatnya Mereka ke Senayan

Sudimana Tarigan

Analisis ini bukan semata-mata menghimbau orang Karo untuk memilih politis Karo untuk Pileg 2014 nanti. Melainkan mencoba untuk memberikan gambaran terkait informasi tokoh-tokoh Karo yang bertarung di pileg 2014. Artinya penulis ingin menyampaikan bahwa sangat layak sosok-sosok yang sudah menempatkan dirinya untuk bertarung tersebut. Dalam hal ini tentu diharapkan perhatian dengan seksama oleh masyarakat terhadap para calon tersebut, karena bagaimanapun pada tahun 2014 diharapkan ada sosok politisi Karo yang akan berangkat ke Senayan dari Sumatera Utara.

Baltasar Tarigan

            Saatnya mereka ke Senayan, adalah sebuah himbauan supaya ada keterwakilan, minimal ada tiga atau empat orang Karo yang akan diberangkatkan ke Senayan. Artinya Sumatera Utara akan lebih baik jikalau utusan daerah untuk DPR terwakili oleh semua Suku. Ada dari Jawa, Batak, Karo, Simalungun, Mandailing dll. Hal ini juga akan memberikan perhatian lebih kepada kabupaten yang ada di Sumatera Utara yang jumlah mencapi 33 Kabupaten Kota. Selain itu juga pastinya ada kerinduan masyarakat Khussunya Karo agar para petarung politiknya mampu menjajaki Senayan, selain untuk sebagai kebanggan sebagai bagian dari identitasnya juga kaitan dengan semain mudah untuk menyampaikan keluhan dan permasalahan masyarakat Karo pada khsusunya.

Terkhusus para politisi yang akan bertarung agar sejak dini untuk menjumpai masyarakat, sosok-sosok seperti Baltasar Tarigan (PDI Perjuangan, Dapil Sumut 1), Tifatul Sembiring (PKS, Sumut 1), Cory Sebayang, Sudiman Tarigan, Serta Ginting (Dapil Sumut 3) sangat besar peluangnya untuk berangkat ke Senayan. Sosok mereka sudah dikenal selama ini, tinggal mereka meyakinkan masyarakat, khususnya masyarakat Karo.

            Terimakasih, semoga analisis singkat ini bisa memberikan informasi terkait soal siapa dan dari mana tokoh yang akan bertarung pada pileg 2014. Semoga bermanfaat, maaf kalau ada kata-kata yang menyinggung. Salam sejahtera….

Penulis adalah Koordinator Wilayah Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Sumatera Utara-Aceh dan penulis di beberapa media Sumatera Utara kaitan soal politik, sosial

3 COMMENTS

  1. Terima kasih sebelumnya buat Pak Penulis buat artikel Nya yg baik dan membuat Kita melontarkan pertanyaan lanjutan? Sudah sejauh manakah para praktisi madya(non-politic) Karo yg terjun ke politik or sdh dirangkul Oleh Parpol. Menurut pengamatan sy banyak org2x Karo yg sdh mumpuni di bidang Nya masi g2x, tp enggan terjun ke dunia politic. Ironis memang, punya expertise tp ga punya kendaraan politic…

  2. untuk dapil sumut III itu tanah karo juga termasuk , semoga salah satu dari orang karo yang menang, dan tentunya punya latar belakang pendidikan serta kehidupan dunia politiknya sudah meluas, sehingga bisa mewakilkan masyarakat karo nantinya di dpr-ri

  3. Jarang sekali Partai yang mengusung tokoh Karo sebagai nomor urut satu. Apa orang Karo tidak berkwalitas, memang yang terpiih adalah calon yang mendapat suara terbanyak tetapi nomor urut 1 lebih diuntungkan dan dipercaya partai. Jika ingin ada wakil Orang Karo dari Sumut di DPR Pusat sudah saatnya orang Karo kompak dalam memilih salah satu wakilnya tidak terpencar agar bisa bersaing dengan suara calon yang lain. Calon orang berdarah Karo diluar Sumut mecalonkan diri menjadi DPR harus punya nilai lebih bisa meyakinkan warga setempat seperti: PBB. calon nomor .1. H.S. Kaban Dapil 5 Jabar( Subang& Purwakarta), PDIP nomor urut 1. dapil Jabar 3( kota Bogor& Cianjur. Arif Budimanta ( Sebayang), Hanura, calon nomor 1 dapil Kalimantan Tengah. H.M. Ghani Sembiring.

Leave a Reply