Kebakaran di Simalingkar, Pasutri Ditemukan Tewas Berpelukan

0
204

imanuel 40IMANUEL SITEPU. MEDAN. Pasangan suami istri (Pasutri) Marlon Ginting (56) dan istrinya Mariani Sitepu (53) warga  Jl. Karet Raya  Perumnas Simalingkar, Kelurahan Mangga (Kecamatan Medan Tuntungan) ditemukan tewas di rumahnya dengan posisi saling berpelukan [Minggu 2/6 sore].


Informasi yang diperoleh Sora Sirulo menyebutkan, sepasang suami istri ini sempat melarikan diri  dengan menaiki anak tangga untuk bisa ke lantai dua. Namun, saat itu, salah satu dari mereka terjatuh terpeleset sehingga mereka ikut terbakar bersama barang-barang yang ada di dalam rumah.

“Mereka ditemukan di tangga dalam kondisi berpelukan. Mungkin, ketika mau naik ke lantai dua, salah satu dari mereka terpeleset,” kata keluarga korban Anita beru Tarigan.

Padahal kata  Anita, seminggu sebelum kejadian, kedua korban sempat mengundang sanak saudara ke rumahnya untuk acara syukuran.

“Minggu semalam baru ada acara syukuran di rumah kakak kami ini. Kak Mariani ini baru sembuh dari diabetes. Dia mengundang keluarga untuk datang ke rumahnya,” tuturnya seraya mengatakan  kedua korban adalah orang yang sangat ramah dan baik terhadap sanak keluarga dan tetangga.

Hal serupa juga dibenarkan Ginting, salah satu tetangga korban. Ginting mengaku sempat menegur Marlon Ginting sebelum peristiwa kebakaran.

“Dua puluh menit sebelum kejadian, saya lewat depan rumahnya dan menegurnya. Enggak ada tanda-tanda bakal ada kejadian seperti ini,” ujar Ginting sembari mengatakan bahwa Marlon Ginting adalah pensiunan PTPN IV.

Akibat kejadian itu, kedua korban meninggalkan empat orang anak yakni Putera, Dini, Adi dan Siska serta empat orang cucu. Sementara dalam kondisi hangus terbakar, jenazah Marlon Ginting,(56), dan istrinya Mariani Sitepu (53) akhirnya dibawa ke RSUP H. Adam Malik [Minggu 2/6].

Atas permintaan keluarga, kedua jenazah tidak diautopsi dan langsung dibawa ke rumah orangtua korban di Jl. Pales Perumnas Simalingkar, Kelurahan Mangga (Kecamatan Medan Tuntungan).

Leave a Reply