Nagih Utang, Lengan Debt Collector Nyaris Putus

0
199

Imanuel SitepuIMANUEL SITEPU. STM HILIR. Nasib Hendri Sembiring (41), warga Desa Pintumbesi (Kecamatan STM Hilir) ini terbilang malang. Ayah 3 anak ini sekarat dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Sembiring (Delitua) lantaran mengalami luka robek sekujur lengan kirinya sepanjang 10 cm dengan kedalaman 7 cm akibat dibacok parang panjang.


Pelakunya diduga Darwis (23), warga Desa Siduci (Kecamatan STM Hilir) yang merupakan  teman korban sendiri. Belum diketahui pasti motif pembacokan, namun dugaan kuat karena pelaku kesal ditagih utang oleh korban. Kejadian itu, berlangsung di Desa Siguci, tepatnya di salah satu warung tuak milik warga setempat [Sabtu 15/6: sekira 18.00 WIB].

Informasinya, sore itu, korban mendatangi  Darwis yang sedang asyik minum beserta temannya di warung tuak itu. Dia langsung menanyakan Darwis mengapa utangnya kepada majikannya tak  kunjung dibayar. Darwis menjawab belum memiliki uang. Apa lagi belakangan ini hasil panen  sawahnya tidak memuaskan.

“Aku minta tolong agar menyampaikan kepada majikannya bersabar dulu,” kata Darwis dengan nada minta tolong .

Tidak terima dengan jawaban yang disampaikan, Korban langsung menarik kerah baju pelaku sambil mengucapkan:

“Saya sudah lama menjadi debt collector di Jakarta. Belum ada yang berani menolak permintaanku!”

Merasa malu ditagih utang di depan teman-temannya, pelaku langsung pamit kepada teman-temannya serta minta tolong kepada korban agar menunggu sebentar untuk mencarikan uang. Tidak lama kemudian, Darwis datang. Pada saat itu, posisi duduk korban persis membelakangi pintu masuk warung. Tanpa banyak cakap, Darwis langsung mengayunkan golok yang telah dipersiapkannya dari rumah ke arah leher korban. Secara refleks korban langsung menangkis parang yang diayunkan pelaku dengan tangan kirinya dan saat itu darah segar langsung moncrot.

“Melihat korban bersimbah darah dan terjatuh dari tempat duduknya, pelakupun langsung kabur sambil menenteng parang yang dipergunakan pelaku,” beber sumber Sora Sirulo sambil minta namanya tidak disebut karena takut menjadi saksi dalam pekara itu.

Kapolsek Talunkenas AKP Amir Sinaga SH membenarkan adanya kejadian itu. Kini korban masih mendapatkan perawatan secara medis di rumah sakit dan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

“Laporannya telah kita terima. Kini, kasusnya masih dalam penyelidikan, termasuk pelaku Darwis dalam pengejaran,” pungkasnya.

Leave a Reply