Kolom M.U. Ginting (Swedia): Asumsi dan Fakta Karo Bukan Batak

0
243

M.U. GintingDua pernyataan di bawah ini berlawanan:

1.  “Karo justru kerdil di hadapan mereka karena pernyataan-pernyataan KBB”

http://groups.yahoo.com/group/tanahkaro/message/37448

2. Gabriella bru Ginting berkata:

Apabila Bapak merasa ingin memBATAKKan suku-suku lain memang sangat jelas terlihat di TROPENMUSEUM, Amsterdam kalau seluruh kekayaan KARO dituliskan dengan code “BATAK” padahal kekayaan itu adalah milik KARO …. Apakah BATAK bangga dengan PERAMPOKAN HAK MILIK KARO tersebut …???

http://hermanangkola.wordpress.com/2011/10/07/apa-sebab-org-karo-tak-mau-disebut-org-batak/

Dua pernyataan diatas sangat berbeda. Pernyataan pertama, Karo kerdil karena pernyataan KBB, tetapi fakta tak dituliskan, artinya asumsi. Pernyataan ke dua, Karo dikerdilkan oleh orang Batak, fakta ditulisken, bukan asumsi.


muginting 4KBB adalah 
generasi baru dalam soal diskusi dan debat di kalangan Karo (dan juga Batak dan etnis-etnis lain). Generasi baru karena mempopulerkan langgam yang ‘tidak populer’ di lapangan perpolitikan yaitu paparkan di atas meja dan katakan sejelas mungkin.

KBB tidak butuh meyembunyikan sesuatu, karena tugas sejarahnya ialah membongkar semua kegelapan abad lalu, ratusan dan ribuan tahun yang lalu. Karena itu, kalau ada yang melihat di mana KBB melenceng dari benang merah utama ini, dipersilahkan menunjukkan dengan jelas. KBB akan berterima kasih.

KBB dengan mengakui ethnic competition adalah enlightenment dan perjuangan keadilan bagi semua etnis-etnis nation Indonesia dan dunia demi kemanusiaan atas dasar win win solution atau sikuningen radu megersing siagengen radu mbiring.

Di milis Karo dan media Sora Sirulo sudah banyak dipaparkan oleh teman-teman KBB soal prinsip-prinsip KBB. KBB bertekad untuk terus mengembangkan cita-cita dan prinsip-prinsip mulia ini.

Leave a Reply