Dikira Napi Teroris, Polsek Talunkenas Amankan Seorang Pria

0
303
imanuel 107
Kanit Binmas Polsek Talun Kenas saat mengintrogasi Perlindungan Galingging.

IMANUEL SITEPU. STM HILIR. Jajaran Kepolisian Polres Deliserdang khususnya Polsek Talunkenas masih terus mengantisipasi kaburnya Napi dari Lapas Kelas I Tanjunggusta (Medan) dan berupaya menangkap kembali mereka yang sudah kabur. Perlindungan Galingging(25), warga Desa Parparean (Kecamatan Porsea, Kabupaten Tobasa) berhasil diamankan pihak kepolisian karena terlihat mondar-mandir di berbagai desa di Kecamatan STM Hilir [Rabu 17/7 sore].


“Pria yang terbilang kurang waras ini diamankan karena dikuatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa dilakukan warga atas dirinya. Bisa-bisa warga menganggapnya salah satu napi. Kita mengamankan dia juga sekalian untuk mengantisipasi kaburnya Napi di Lapas Klas I Tanjunggusta, Medan. Sebagaimana diketahui, empat diantara mereka merupakan Napi teroris dan belum tertangkap. Mereka yang masih dalam pengejaran antaranya Nirbas alias Arab, Agus Sunyoto, Abdul Gani Siregar, dan Fadli Sadama,” ujar Kapolsek Talunkenas AKP Amir Sinaga SH.

Setelah diinterogasi, pria tersebut diduga kurang waras. Setiap ditanyai dirinya terlihat tersenyum dan tertawa. Namun, sebelumnya sempat mengoret-oret selembar kertas menyebutkan idenititasnya yang memiliki nama ayahnya Abidin dan ibunya Tiarma Uli dan memiliki tujuh bersaudara antara lain Roges, Janmar, Horas, Walman, Tiur, dan Parlin.

Selain itu, dalam catatan yang dioret-oretnya, Perlindungan Galingging juga mengaku pernah sekolah untuk tingkat SD Negeri di Desa Parparean dan SMP Negeri I Tano Lapang Balige serta STM Desa Parparean. Selajutnya, pria ini terlihat jalan menuju Delitua setelah pihak kepolisian setempat memberikan makan sambil berjalan mengucapkan kata-kata: “Saya pergi mencari kawan”.

Seperti diketahui, ratusan napi di Lapas Klas I Tanjunggusta, Medan, mengamuk dengan membakar dan menjebol dinding Lapas. Akibatnya, ratusan napi dikabarkan berhasil kabur.

Leave a Reply