Dengan Luka 10 Liang, Alex Purba Tewas Bersimbah darah

0
221

imanuel 110IMANUEL SITEPU. SIBOLANGIT. Alex Purba (35) warga Jl Pelita II Desa Tengah (Kecamatan Pancurbatu) ditemukan tewas dengan 11 tusukan di depan rumah kos-kosan di Dusun III Desa Bandarbaru (Kecamatan Sibolangit) [Sabtu 20/7: sekira 23.30 Wib]. Informasi diperoleh Sora Sirulo menyebutkan, saat pertama kali ditemukan, petugas menemukan sebilah pisau berwarna kuning tak jauh dari lokasi jenazah Alex.

Sementara, menurut warga, sebelum ditemukan tewas, malam itu Alek berangkat dari Desa Derek menuju ke kos-kosan yang berada di Desa Bandarbaru dengan mengendarai sepeda motor milik rekannya untuk menemui seseorang. Setibanya di sana, korban pun berhasil menemui sejumlah orang yang salah satunya berinisial RI.

Begitu bertemu mereka pun langsung melakukan perbincangan, namun tak diketahui pasti apa pembicaraan mereka. Tak lama berselang, Alex ditemukan terkapar bersimbah darah.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, langsung menghubungi petugas kepolisian. Tak berselang lama, polisi pun tiba di lokasi. Mereka langsung melakukan olah TKP, disusul Tim Forensik Polresta Medan guna pemeriksaan lanjutan. Usai diperiksa, jenazah korban pun di evakuasi ke RSUP H Adam Malik Medan untuk keperluan otopsi.

Salah seorang kerabat korban yang datang ke lokasi, saat diwawancarai mengaku mendapat firasat tentang kejadian itu.

”Tadi pagi, pas masih di Desa Derek, dia nyuruh aku mengambil baju dan celananya di tempat yang berbeda. Padahal, selama ini dia enggak pernah menyuruh aku. Dia sempat menelpon kawannya yang di Pancurbatu untuk meminta uang kepada ibunya,” ujar pria berbadan sedikit gemuk ini tanpa mau menyebutkan namanya.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Darwin Sitepu PB SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian pembunuhan tersebut.

”Korban diduga dibunuh oleh orang yang dikenalnya. Saat pemeriksaan sementara, korban datang ke kos-kosan itu hendak berbelanja sabu-sabu kepada seseorang berinisial RI. Namun, saat tiba di TKP, dia bertemu beberapa orang pria. Tiba-tiba pria yang ditemuinya itu berdebat dengannya. Mereka pun berkelahi. Karena kalah jumlah, korban pun ditikami sebanyak 11 kali hingga korban tewas di tempat,” ujar Darwin

Leave a Reply