70 Botol Miras, 58 Preman dan 2 Pejudi Togel Diamankan

0
113
imanuel 117
Kapolsek Delitua AKP Wahyudi SH dan Kanit Reskrim memaparkan hasil operasi Pekat Toba 2013 bersama barang bukti puluhan botol Miras.

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Dalam 2 pekan pelaksanaan Operasi Pekat I Toba 2013 yang dilakukan Polsek Delitua berhasil mengamankan sedikitnya 70 botol minuman keras (Miras) dari berbagai merek, 58 orang diduga terlibat premanisme, dan 2 pelaku judi toto gelap (Togel). Menurut Kapolsek Delitua AkP Wahyudi SH melalui Kanit Reskrim Iptu Martualesi Sitepu SH MH kepada sejumlah wartawan [Minggu 28/7], sekira 70 botol Miras dari berbagai merek berhasil disita di berbagai tempat seperti grosir dan kedai minuman di wilayah hukum Polsekta Delitua.


Di samping mengamankan puluhan botol Miras, Polsek Delitua menjaring 58 orang dalam berbagai kasus; 7 diantaranya masih dalam penyelidikan. Sementara beberapa lainnya dipastikan terlibat kasus premanisme masing-masing bernama Juni Bov (28), Budi Permana Lubis (38), Fajar Dwi Putra (19), Dedek Sugianto (33), M. Budiman Batubara (33) dan Fernando Ginting (35).

“Selebihnya masih dilakukan pembinaan setelah melakukan pendataan dan selanjutnya diberi arahan. Setelah mereka membuat pernyataan, kemudian dikembalikan kepada keluarganya. Operasi Pekat ini akan tetap dilaksanakan dengan sasaran premanisme, judi, porostitusi, Miras dan pornografi,” kata Sitepu.

Di tempat terpisah, dalam menindaklanjuti operasi pekat Toba [Kamis 25/7], Polsek Delitua juga berhasil menagkap 2 pelaku judi Togel. Keduanya masing-masing bernama Misdi Purba (32) warga Jl. Karya Jaya Gg, Eka Rukun Kelurahan Gedung Johor (Medan) dan Selamat (48) yang merupakan warga yang sama.

Dijelaskan oleh Sitepu, penangkapan kedua tersangka judi togel ini berawal dari adanya informasi yang diperoleh petugas dari masyarakat bahwa di toko meubel di Jl. Eka Rukun Gedung Johor ada seorang penjual Togel. Mendapat informasi itu, petugas langsung melakukan pengintaian.

Ternyata, kabar yang didapat petugas, benar adanya. Saat digeledah, di saku celana Misdi Purba ditemukan 1 lembar kertas rekapan angka keluar judi Togel, uang tunai Rp 102 ribu. Saat diinterogasi, Misdi Purba mengaku sebagai kaki tangan bandarnya bernama Selamat.

Dari nyanyian Misdi Purba, petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Selamat bersama barang bukti 13 lembar potongan kertas bertuliskan angka tebakan judi Togel serta uang tunai Rp 224 ribu.

“Kedua tersangka telah mengaku menjadi agen Togel sejak 3 bulan. Sementara, tersangka bernama Selamat juga sudah pernah ditangkap Polsek Delitua atas kasus yang sama. Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 303 KUHPi dan dengan ancaman 10 tahun penjara,” urai Sitepu.

Leave a Reply