Jamret Buat Biaya Lebaran, Warga Siantar Nyaris Tewas Diamuk Massa

0
126

imanuel 119IMANUEL SITEPU DELITUA. Muhammad Dani (19) warga Siantar menetap di Jl. Stasiun, Kelurahan Kedai Durian (Kecamatan Delitua) hampir tewas dihakimi massa. Pasalnya, ia nekat bersekongkol dengan Bela (27) warga Marindal melakukan penjamretan terhadap Eli Juliani (33) warga Gang Banteng Kelurahan Kedai Durian [Minggu 28/7: sekitar 08.00 Wib] di jalan besar Delitua.


Data yang dikumpulkan di Polsek Delitua [Minggu 28/7: siang] menyebutkan, pagi itu, Eli Juliana bermaksud pergi ke tempatnya bekerja. Ibu yang bekerja sebagai penjahit gorden ini mengendarai sepeda motor Biet.

Setahu bagaimana, datang Muhammad Dani dan Bela dari belakang dengan mengendarai sepeda motor Vega R BK 2227 CW membuntuti Eli Juliana. Saat itu, Muhammad Dani bertindak sebagai joki sedangkan Bela berada di boncengan. Melihat ada kesempatan, Bela merampas tas sandang Eli Juliani. Setelah tas korbannya berpindah tangan, Bela memerintahkan Muhammad Dani untuk tancap gas.

Eli Juliani terkejut saat tas sandangnya yang berisi dompet dan HP dirampas pelaku. Ia langsung berteriak Jamret. Ternyata teriakan korban didengar warga yang langsung mengejar pelaku.

Naas bagi kedua pelaku, saat tiba di sekitar Gang Mawar ada kendaraan yang mogok dan menyebabkan macet sehingga kedua pelaku berhasil dirinkus warga. Tanpa dikomandoi, warga yang sudah kesal akibat banyak terjadi pencurian dn penjamretan, langsung menghakimi keduanya.

Namun, saat ada kesempatan, Bela berhasil meloloskan diri dari kepungan warga. Sedangkan Muhammad Dani nyaris tewas dihakimi massa yang sudah berjubel mengelilingi tersangka.

Beruntung saat itu ada Kepling sekitar lokasi mengamankan tersangka dari amuk warga dengan membawanya ke Kantor Lurah setempat. Setelah menyelamatkan Muhammad Dani, Kepling menghubungi polisi. Meskipun sudah berada di dalam kantor, warga tetap bertahan menunggu tersangka dijemput polisi.

Kanit Reskrim Polsek Delitua Aiptu Muklis Tanjung bersama beberapa anggotanya menaikkan tersangka ke dalam mobil. Warga mencoba menghalanginya. Setelah tersangka berada di dalam mobil polisi, warga berusaha mengeluarkan tersangka dengan menggoyang-goyang mobil polisi.

Takut amuk massa semangkin tak terbendung, Polisi meletuskan tembakan ke udara untuk membubarkan massa. Bukannya ciut, warga nyaris memakar mobil polisi yang menjemput tersangka.

Melihat situasi semangkin tak terkendali, Kepling berupaya berdialog denan massa. Karena Kepling, akhirnya warga membiarkan polisi membawa tersangka ke komando. Namun polisi tak berhasil membawa sepeda motor yang digunakan tersangka dalam melakukan aksinya. Sepeda motor tersangka keburu dibakar massa.

Kapolsek Delitua AKP Wahyudi SiK mengatakan, saat ini, pelaku penjamretan atas nama Muhammad Dani telah diamankan, sedangkan temannya Bela berhasil melarikan diri membawa hasil kejahatannya,” ujar Kapolsek.

Muhammad Dani yang dikonfirmasiĀ  mengatakan, ia nekat ikut melakukan penjamretan karena ingin membeli baju lebaran, dan ia diajak oleh Bela,” ujar Dani sambil tertunduk.

Lanjut Dani, awalnya ia menolak diajak Bela, namun karena didesak dan juga ia ingin beli baju lebaran serta mau pulang kampung ke Siantar,” ujar Dani sedih.

Leave a Reply