Kisah di Balik Tewasnya Pencuri Kereta: Pulang Merantau Tak Punya Kerja

0
183
imanuel 133
Istri korban saat mengidentifikasi tubuh korban

IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Sebelum tinggal di Jl. Garu III (Medan Amplas), Bambang (korban pengeroyokan massa karena dicurigai mencuri kereta) bersama istrinya Asni (25) tinggal menetap di Pekanbaru, Riau. Karena terlibat kasus pencurian sawit di Pekanbaru, Bambang kemudian membawa keluarganya ke Medan. Demikian informasi diperoleh Sora Sirulo di Mapolsek Biru-biru.

Menetap di Medan, selama setahun, Bambang belum juga memiliki pekerjaan tetap. Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, ia pun memilih menjadi pelaku curanmor. Seperti pada Jumat [9/9] kemarin, ketika istrinya Asni bersama 3 anaknya merayakan Hari Raya Idul FitriĀ  di kediaman mertuanya di Desa Tigajuhar (Kecamatan STM Hulu), Bambang kembali melakukan aksi curanmor.

2 kali aksi pencurian yang dilakukannya gagal. 3 hari pasca aksi pencurian dilakukan ayah 3 anak ini, Bambang kemudian ditemukan warga di perladangan Desa Penen dan akhirnya tewas dihakimi massa.

“Keluarga Bambang bersama istrinya telah datang ke kantor. Mereka memastikan bahwa korban adalah keluarganya setelah mendatangi RSU H. Adam Malik,” kata Kapolsek Biru-biru AKP Mulyadi ketika dikonfirmasi oleh Sora Sirulo.

Leave a Reply