Kolom M.U. Ginting (Swedia): Untung Ada KBB

2
140

M.U. GintingHanya etnis mandiri yang  mampu dan mungkin mempertahankan existensinya. Hanya etnis mandiri yang bisa keluar dari pengaruh dan tekanan dominasi etnis lain dalam suasana persaingan etnis. Ethnic competition dunia dan yang di Sumut sangat gesit dengan berbagai taktik yang sangat lihai. Etnis-etnis tanpa basis kesadaran mandiri pasti kalah dan akan punah. Etnis-etnis yang membiarkan dirinya diwakili etnis lain dan semakin tertutup kemungkinan menjadi etnis mandiri akan punah. Bagi Karo, juga berlaku pernyataan-pernyataan ini. Bagi Karo sangat beruntung ada gerakan KBB.

“Sebab gerakan KBB akan memotong dengan tegas aral melintang dan sekat-sekat penghalang yang selama ini menghambat arus komunikasi Karo ke luar. Gerakan KBB semacam gerakan pembebasan Karo dari beban sejarah, budaya, psikologis dan citra yang abu-abu karena kontaminasi, menjadi tercerahkan dan gemilang. Inilah antara lain makna strategis dari pencerahan dan gerakan KBB,”  kata Robinson G. Munthe di milis Tanah Karo.

Mari kita gencarkan terus KBB. Dalam tingkat perjuangan sekarang ini, KBB lah yang akan mendekatkan kita ke ‘kompak dan saling mendukung’. KBB akan mendobrak dan mengobrak-abrik rasa takut teman-teman Karo yang mencari zona aman. Zona aman dicari-cari karena ketakutan dan kegelisahan yang terjadi akibat tekanan psikologis dominasi dan pengaruh orang-orang Batak sehingga sebagian teman Karo menganggap harus jadi Batak supaya lebih aman. Pembatakan Karo adalah taktik dan strategi ethnic competition. Pembatakan Karo adalah akal bulus dalam persaingan etnis.

“Batak (Toba) yang mengenalkan diri ke masyarakat luas sebagai Batak, sementara ke etnis-etnis yang disebutnya sebagai sub etnis (Karo, Simalungun, Pakpak, dll) dia menyebut diri sebagai Batak Toba (memiliki dua muka),”  tulis Robinson G. Munthe lagi.

Dari penegasan kenyataan ini, jelaslah kapan dipakai ‘Batak’ dan kapan dipakai ‘Batak Toba’ oleh orang-orang Batak. Bukankah semua ini adalah taktik dalam bersaing? Karena itu masih sangat banyak orang Jawa dan Pusat yang menganggap Karo sudah terwakili oleh orang-orang Batak. KBB telah bikin perubahan.

Mari teruskan dan gencarkan. KBB berfungsi menyatukan Karo dan akan menyatukan etnis-etnis Indonesia dan dunia, karena KBB adalah PENCERAHAN menerangi ruangan yang sudah lama tertutup dan gelap.

2 COMMENTS

Leave a Reply