Sekdes Batu Gemuk Cekik Warga

0
207
imanuel 194
Delima Br Sembiring menunjukkan bekas luka cekikan dilehernya.

IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Mentang-mentang jadi pejabat negara, bisa bertindak sesuka hati kepada warganya. Pejabat desa ini menganiaya seorang perempuan paruh baya saat menggunakan seragam dinas aparatur desa. Inilah yang dilakukan Alasen Sembiring yang merupakan Sekretaris Desa Batu Gemuk (Kecamatan Namorambe) yang menganiaya Delima Br Sembiring (43) warga Desa Batuk Gemuk di jalan umum Desa Batu Gemuk [Senin 21/10: sekira 14.30 wib].


Delima br sembiring yang ditemui wartawan di Polsek Namorambe saat membuat laporan pengaduan [Jumat 25/10] menceritakan, kejadian tersebut bermula saat korban berada di sebuah gubuk kedai kopi bersama temannya Agustina br sembiring (40).

Saat keduanya asyik mengobrol, tiba-tiba datang Sekretaris Desa Batu Gemuk Alasen Sembiring. Dia memantau patok batas tanah yang dipasangnya di jalan umum Desa Batu Gemuk. Melihat ada patok batas di jalan umum, Agustina memanggil Alasen untuk menanyakan perihal patok tersebut mengapa dipasang Sekdes di Jalan Umum sehubungan dengan mobil angkut barangnya terhalang lewat.

“Agustina menanyakan patot batas kenapa dipasang di jalan umum karena apabila patok tersebut dilanggar Agustina pastilah Sekdes ini minta ganti rugi,” ujar Delima.

Mendengar perkataan Agustina tersebut, Sekdes menjawab tentu saja akan meminta ganti rugi kalau patok tersebut dirusak dan dilindas oleh mobil yang melewati jalan. Mendengar pernyataan Sekdes yang dinilai korban mencari-cari permasalahan, dia membela Agustina dan memaki-maki sekdes tersebut karena dinilai bertindak sesuka hatinya.

Sementara itu Sekdes yang berciri-ciri berperawakan badan tinggi ini lantas mendatangi Delima dan mencekik ibu beranak dua ini hingga hampir tidak sadarkan diri. Selain itu, sekdes menunjang Delima. Akibat kejadian, warga langsung berhamburan datang untuk memisah pertengkaran. Namun, saat warga hendak memisahk, tangan sekdes terus mencekik leher korban.

“Leherku dicekiknya. Hampir aku tidak sadarkan diri karena kata warga aku juga ditunjangnya. Tapi aku tidak merasakannya lagi karena hampir pingsan. Sudah dipisah wargapun dia tetap mencekik aku,” ujar Delima.

Akibat kejadian tersebut Delima langsung mengalami sakit demam dan lehernya selama tiga hari belakangan ini masih terasa nyeri karena cekikan Sekdes tersebut. Sampai saat ini Delima masih trauma mengingat pertengkaran tersebut.

Sementara itu Alasen Sembiring juga membuat laporan pengaduan ke Polsek Namorambe dengan tuduhan ucapan kotor dan perasaan tidak senang kepada Delima Br Sembiring. Ketika dikonfrimasi wartawan, Sekdes ini membantah dan mengatakan bahwa dirinya tidak ada melakukan penganiayaan kepada warganya.

“Tidak ada saya cekik. Kalau mau lebih jelasnya tanya saja kepada polisi,” ujar Sekdes sambil berlalu pergi.

Kapolsek Namorambe AKP J.H Situmorang melalui Kanit Reskrimnya Iptu S. Sembiring yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kalau korban sudah membuat laporan pengaduan dengan melaporkan Sekdes Batu Gemuk dengan tuduhan penganiayaan. Sekdes Batu Gemuk juga sudah membuat laporan dengan tuduhan penghinaan dan perasaan tidak senang. Laporan keduanya sudah diterima oleh pihak kepolisian dan akan segera ditindaklanjuti.

Leave a Reply