Galian C Mengakibatkan Sumur Warga Kering, Camat Namorambe Tak Peduli

0
267

IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Maraknya penambangan Galian C ilegal di Namorambe menandakan ketidakmampuan Pemkab Deliserdang menindak tegas perusak lingkungan sehingga masyarakat mengkritik kinerja Camat Namorambe drs. Hendra Wijaya. Sejak Hendra Wijaya dipercayakan oleh Bupati Deliserdang drs. H. Amri Tambunan sebagai Camat di Namorambe, kegiatan Galian C semakin marak. Seperti Galian C ileggal di Desa Kuta Tualah yang mengambil tanah timbun di desa mengakibatkan sumur warga sekitar menjadi kering. Karena pengerukan yang dilakukan pengusaha untuk mengambil bahan matrial sudah terlalu dalam hingga puluhan meter.


Meskipun demikian, Camat Namorambe drs. Hendra Wijaya tidak bisa mengambil tindakan terhadap perusak lingkungan tersebut sehingga warga Desa Kuta Tualah menuding Camat melindunginya.

N Sitepu, salah seorang warga sekitar kepada Sora Sirulo [Selasa 29/10] mengatakan, akibat tindakan pengusaha yang tidak bertanggungjawab itu, mereka menuding camat drs. Hendra Wijaya dan pengusaha sudah sepakat melakukan perusakan. Soalnya, galian tersebut sudah berlangsung lama namun sampai saat ini masih tetap beroperasi.

“Warga sekitar menganggap pengusaha galian ileggal tersebut kebal hukum,” ujar N Sitepu.

Untuk itu, kata N. Sitepu, hendaknya Bupati Deliserdang mengambil langkah segera menertibkan dan menangkap perusak bumi tersebut agar kepercayaan masyarakat tidak pudar dan bisa memilih calon Bupati Deliserdang pada putaran ke dua ini nantinya, ujar Sitepu.

“Selain itu, Bupati Deliserdang jangan salah pilih menempatkan Camat Namorambe seperti drs. Hendra Wijaya,” ujar bapak paruh baya ini yang diamini warga lainnya.

Drs. Hendra Wijaya yang pernah dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu mengatakan, sebahagian lokasi Galian C di Namorambe dan yang tidak memiliki izin akan kita laporkan ke Pemkab Deliserdang untuk dilakukan razia dengan menurunkan Satpol PP,” ujarnya.

Leave a Reply