Cakap-cakap La Radum: SINABUNG

0
128

Oleh: Elisabeth Barus (Medan)

 

katengah 1
Foto: Yanta Surbakti alias Katengah Tegun Sinatap

Senada dengan hari

Berjalan tertatih menggapai senja

Rinai pagi ini buatku sendu

Walau tertiup jauh

Walau terhempas kuat

Melodi mengalun indah

Iramanya pas

Berdenting lembut

Menggelitik gendang telinga

 

Mengapa masih banyak tanya kini. Sementara iramanya tetap pas? Jika sumbang, patutlah ditanya.

 

Mengapa masih banyak tanya tentang alam?

Iramanya pas

 

Mengapa masih banyak tanya tentang kebesaranNya?

Jangan tanya karena memang harus begitu

Resah hati saudara-saudaraku

Takut mendera mereka

 

Mengapa alam murka, mengapa tanah kami menjadi lautan debu?

 

Jangan tanya nande, karena memang alam berjalan dengan kodrat mereka. Sudah sepatutnya kitapun berjalan sesuai kodrat, menjaga dan menghormati alam.

 

Beribu tanya berdesakan keluar, berteriak dari fikiran kita. Pernahkah kita berusaha menyatu dengan alam?

 

Sinabung adalah bagian kecil dari ajaibnya alam dan besarnya PENCIPTANYA

 

Jangan berfikir menguasai alam. Menyatulah dengan alam. Biarlah nada-nada yang tercipta dari alam membuat irama hidup kita semakin indah hingga terciptalah kemesraan antara kita dan alam Taneh Karo Simalem.

Leave a Reply