Warga Lantasan Baru Pertanyakan Internet Desa Yang Disalahgunakan

0
125

IMANUEL SITEPU. PATUMBAK. Selama dua tahun, penduduk Lantasan Baru (Kecamatan Patumbak) tidak pernah menikmati Internet Desa bantuan dari Kominfo. Ini dikatakan tokoh masyarakat bermarga Ginting (52)  yang mewakili warg Lantasan Baru saat dikonfirmasi wartawan di kediamannya di Patumbak [Minggu 30/11 sore]. Menurut Ginting, masyarakat tidak pernah menikmati Internet Desa tersebut karena oknum pejabat tinggi di Kantor Desa diduga menyalahgunakan sarana yang diberikan Kominfo.

“Seyogianya dua unit komputer bantuan Kominfo itu dipasang di Kantor Desa Lantasan Baru. Kenyataannya, Kepala Desa Lantasan Baru, Boino, malah memasang layanan internet desa di rumahnya di Desa Namosuro Baru (Kecamatan Biru-biru). Sampai saat ini, warga tidak pernah menikmati internet tersebut,” katanya.

Karena itu, lanjutnya, dia sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oknum pejabat tinggi di kantor desa tersebut.

“Internet Desa untuk masyarakat Lantasan Baru disinyalir dipakai untuk kepentingan pribadi. Malah kabarnya oknum pejabat tinggi di kantor desa itu akan membuat warnet di rumahnya,” tegasnya.

Sementara Kepala Desa Lantasan Baru, Boino, saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selularnya [Sabtu 30/11] mengakui ada menerima dua unit komputer dari Kominfo. Pemberian bantuan itu untuk program desa pintar.

Saat ditanya tidak dipasangnya internet desa itu di kantor desa, Boino beralasan  karena tidak ada yang menjaganya.

“Kalau internet tersebut dipasang di kantor desa harus ada yang menjaga dan bertanggungjawab sebab internet tersebut harus 24 jam hidup,” katanya.

“Oleh karena itu, sementara ini internet dipasang di rumah saya untuk pusat masyarakat belajar. Kalau kurang jelas tanya aja ke Kominfo,” tambahnya.

Dia juga  membantah menggunakan fasilitas bantuan Kominfo itu untuk kepentingan pribadi selama dua tahun sehingga masyarakat tidak dapat menikmati layanan internet desa.

“Internet itu habis lebaran kemarin baru terpasang. Oleh karena itu, saya akan membuat tempat di samping rumah bekerjasama dengan sekolah dan masyarakat. Sehingga nantinya masyarakat dapat menikmati layanan internet,” ungkapnya sembari menyebutkan kalau belum puas lagi tanya ke Kominfo.

Leave a Reply