Rapat Paripurna DPRD Karo Menghasilkan Tahap Selanjutnya

2
219
Foto: Petrus Sitepu

SATRIA GINTING. KABANJAHE. Unjuk rasa melengserkan Bupati Karo Kena Ukur Surbakti di hari ke-5 [Jumat 6/12] resminya berakhir pada Pkl. 18.00 WIB. Akan tetapi, sebagian diantara para penghunjuk rasa tetap berada di Kantor DPRD Karo hingga Pkl. 24.00 tengah malam untuk mengikuti Rapat Paripurna DPRD Karo sekaligus mengawasi agar tidak ada anggota DPRD yang pergi meninggalkan lokasi. Pkl. 24.00, akhirnya Rapat Partipurna DPRD Karo menghasilkan sebuah simpul.

Rapat Paripurna DPRD Karo itu memilih panitia Pemakzulan Bupati Karo dengan Frans Dante Ginting seabgai Ketua dan Siti Aminah Perangin-angin sebagai wakil. Mereka berdua akan mulai bekerja pada hari Senin [9/12] dengan menggunakan Hak Angket.

Hak Angket merupakan hak ANGGOTA DPRD untuk melaksanakan sebuah penyelidikan.

Unjuk rasa kemarin berjalan lancar dan kondusif walau sempat terjadi kericuhan. Ribuan demonstran seakan tak kenal lelah, ngantuk dan dinginnya malam dalam mengawal wakil mereka. Demonstrasi ini menjadi catatan sejarah perjalanan Kabupaten Karo yang menghasilkan peristiwa demonstrasi terlama berawal dari pagi hari dan berakhir dini hari.

2 COMMENTS

  1. Peristiwa kali ini betul-betul menggoreskan proses sejarah yang ber’beda’ tentang pemerintahan kab Karo dan sejarah suku Karo umumnya dalam menghadapi pemerintahan daerah. Perubahan yang dihasilkan dari proses ini akan menjadi contoh bagi proses perubahan dalam otonomi daerah negeri ini. Perubahan yang dibikin oleh Gamawan Fauzi di daerah otonomi Solok begitu ‘beda’ sehingga dia berangsur ‘dipindahkan’ ke pusat jadi menteri. Bahwa Siti Aminah sebagai wanita Karo bisa sekiranya menggiatkan wanita karo dalam mendukung gerakan ini, merupakan fenomena yang sangat positif, terutama karena sudah pernah gagal dalam pilkada lalu, yang sudah pasti meninggalkan kesan pelajaran positif. Wanita-wanita Karo yang giat dalam gerakan ini sangat banyak memberikan dorongan dan inspirasi bagi semua.

    MUG

Leave a Reply