Darma Centre Bantu Pembangunan Jalan ke Tanah Wakaf di Desa Penen

0
142

IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Kunjungan Tim Darma Centre ke Desa Penen (Kecamatan Biru-biru) [Rabu 11/12] ternyata membawa angin segar bagi warga setempat. Tim Darma Centre terdiri dari Darmawansyah Sembiring SE, Ronaldta Tarigan dan Ir Bintatar P. Hutabarat yang turun langsung ke desa tersebut, berjanji akan memberikan bantuan kepada desa daerah pegunungan itu.

imanuel 243

Kepala Desa Penen Gunanta Tarigan kepada Tim Darma Centre mengatakan, pembangunan jalan menuju tanah wakaf sudah lama diidamkan masyarakat. Selama ini, jalan menuju tanah wakaf hanya jalan setapak.

“Setelah pemilik lahan yang dilalui menuju tanah wakaf merelakan tanahnya digunakan sebagai jalan, maka kami para warga dengan bergotongroyong membangunnya,” kata Gunanta.

Di samping telah membuka jalan dengan panjang 100 meter dan lebar 3 meter warga masih membutuhkan material seperti pasir, batu, dan semen untuk bisa dilalui oleh ambulans hingga ke lokasi tanah wakaf.

“Oleh karena itu, kami mengharapkan bantuan dari pihak donatur. Bapak tentu bisa melihat langsung kekurangan kami,” kata sang Kades.

Darmawansyah Sembiring SE selaku pembina Darma Centre di depan ratusan warga yang mengikuti acara gotongroyong mengaku salut dengan semangat kebersamaan yang dipertontonkan masyarakat Desa Penen.

“Kami melihat antusias warga yang masih menerapkan gotong royong. Ini adalah persatuan desa kekuatan desa yang harus dipertahankan. Karena kegiatan seperti ini cukup langka ditemukan,” kata Darmawansyah Sembiring SE yang juga Calon Anggota DPRD TK 1 dari Partai PDIP Daerah Pemilihan Kabupaten Deliserdang dengan Nomor Urut 5 ini.

Dikatakan Darmawansyah Sembiring, Darma Centre yang dibentuknya  adalah wadah sosial dengan berbasis semangat gotong royong. Sehingga, kata alumni SMA Katholik Deli Murni Delitua ini,  Darma Centre sangat mendukung kegiatan pembangunan jalan menuju tanah wakaf yang sedang berlangsung.

“Semampu kami, kami dari tim Darma Centre siap membantu penyediaan material,” kata Darmawansyah Sembiring.

Hal senada juga dibenarkan Ronaldta Tarigan dan Bintatar P. Hutabarat.

“Saya sangat salut karena gotong royong sangat langka dijumpai. Hendaknya kegiatan seperti ini terus dipertahankan untuk membangun ekonomi kerakyatan,” katanya.

Johanis Barus, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Biru-biru, ketika dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, kunjungan Tim Darma Centre merupakan suatu perhatian cukup besar yang diberikan kepada masyarakat di kawasan pegunungan karena selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

“Meski belum menjadi anggota dewan, mereka sudah turun langsung ke desa-desa guna melihat, mendengar, dan menampung aspirasi dari masyarakat. ‘Akar rumput’ tersebut merupakan gebrakan baru yang tidak pernah dilakukan selama ini oleh wakil rakyat. Mmasyarakat sekarang minim kepercayaan kepada wakilnya di tingkat dewan. Rakyat ingin wakilnya yang mau datang langsung untuk melihat, dan mendengar dari masyarakat, dan ini sudah ditunjukan oleh mereka,’’ tutur Johanis Baarus.

Oleh karena itu, Johanis sangat mendukung setiap program dan kebijakan yang dilakukan Tim Darma Centre demi mensejahterahkan masyarakat untuk dapat mandiri dan sejahtera.

Leave a Reply