Warga Karo Tuding Ajib Shah Tipe Pengadu Domba

1
637
satria 8
Foto: SATRIA GINTING

BRANDY KARO SEKALI. MEDAN. Ajib Shah, Ketua DPD Partai Golkar Sumut, yang juga merupakan Dewan Penasehat Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Sumatera Utara dituding sebagai orang yang memiliki tipe pengadu domba oleh warga Karo. Pada pemberitaan salah satu media online [Selasa 10/12], Ajib Shah dalam pernyataannya membantah bahwa anggota Pemuda Pancasila (PP) terlibat dalam aksi penyerangan terhadap Pemuda Merga Silima (PMS) di Jl. Guru Patimpus, Medan, beberapa hari lalu.

“Tidak ada. Kalaupun ada, mungkin bisa saja. Tapi oknum ya. Kalaupun dikatakan ada anggota PP, kan tidak ada yang menggunakan seragam. Itu warga,” ujar Ajib seperti yang dikutip dari Tribunnews.com

Lebih lanjut Ajib Shah menuturkan, saat pendemo melintas di Jl. Sei Deli, tiba-tiba ada oknum yang melakukan pelemparan terhadap mobil salah satu jama’ah masjid.

“Ada juga yang memaki-maki. Makanya warga sekitar marah. Lalu menyerang pendemo,” ujarnya

Dalam pernyataannya lebih lanjut, Ajib Shah juga menuding bahwa kemungkinan bisa jadi anggota TNI yang melakukan penyerangan terhadap kelompok Pemuda Merga Silima tersebut.

“Ya, kalaupun ada warga PP yang diserang, saya pun pasti marah. Tapi kerusuhan itu sama sekali tidak ada melibatkan Pemuda Pancasila. Mereka (pendemo) diserang masyarakat. Masyarakat itu kan bisa saja TNI, atau yang lainnya,” ujar Ajib.

Belakangan, Polresta Medan telah menetapkan 12 tersangka penyerangan terhadap massa DPD Pemuda Marga Silima (PMS) Kota Medan yang dilakukan Organiasi Kepemudaan (OKP) Pemuda Pancasila (PP) tersebut.

“Ke-12 orang yang kita amankan telah kita tetapkan sebagai tersangka. Mereka semua berasal dari anggota Pemuda Pancasila (PP),” ujar Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta Karo-karo didampingi Kasat Reskrim, Jean Calvijn Simanjuntak [Rabu 11/12 sore].

Atas pernyataannya tersebut, beberapa warga Karo melalui group diskusi di Facebook menuding bahwa Ajib Shah telah melakukan pembohongan publik, bahkan dinilai memiliki tipe pengadu domba antara warga Karo dengan pihak TNI. Berikut adalah beberapa pernyataan warga Karo yang beredar di group diskusi Facebook yang namanya sengaja di samarkan oleh redaksi:

1. Tipe pengadu domba cari selamat dia ini

2. Ini adalah fitnah yang keji terhadap TNI. Apa urusannya TNI dengan keluarga Shah?

3. Dari pemberitaan beberapa media, jelas sudah yang menyerang Pemuda Merga Silima adalah anggota Pemuda Pancasila (PP). Dengan demikian maka pernyataan Ajib Shah adalah pembohongan publik

4. Apakah sekelas Ajib sembarangan melibatkan nama baik TNI? Apakah dia tidak takut reaksi TNI? Saya kurang yakin…

5. Saya kira dalam hal ini bapak Panglima Kodam I/BB harus melakukan klarifikasi tentang pernyataan Ajib Shah ini, bahwa apakah memang benar pihak TNI secara perorangan ataupun istitusi terlibat dalam penyerangan tersebut”

6. Mungkin menurutnya untuk membangun dinasti Shah harus banyak musuh agar cepat terkenal”

7. TNI merupakan satu institusi yang memiliki solidaritas tinggi di Indonesia, dan kultur tersebut tak jauh dari pada sifat orang Karo secara umum. Cara yang tidak bijaksana yang terbilang pengecut, kenapa harus takut mengakui jika memang tidak terlibat tidak usah mencoba membenturkan dengan institusi atau apapun itu. Pernyataan yang terlalu dini membuat prasangka, kebiasaan orang yang tidak bertanggungjawab dan tidak mempunyai sikap kesatria mencari alasan yang kurang kompeten untuk menghindar. Mungkin semua orang bisa disuap dengan materi, namun ketika ini masuk ke dalam sebah harga diri, maka dendam berkarat tidak akan pernah aus.

8. Agar tidak timbul prasangka antar masyarakat Karo dengan pihak TNI, maka memang sebaiknyalah pihak-pihak terkait di tubuh TNI memberikan klarifikasi secara resmi terkait pernyataan Ajib Shah.

9. Sudah jelas pengakuan dari salah satu oknum penyerang PMS adalah anggota PP, dan telah direncanakan oleh mereka waktu PMS lagi demo. Sudahlah AJIB SHAH, ga usah mengelak lagi yang tertangkap itu adalah anggota PP semua.

10. Mengapa Ajib Shah begitu mudahnya menuduh TNI sebagai pihak penyerang Pemuda Marga Silima? Saya kira dengan pernyataannya tersebut, Ajib Shah secara tidak langsung telah merendahkan martabat TNI.

11. Ajib sudah merendahkan TNI dengan pernyataannya tersebut, menyebutkan warga itu bisa saja TNI. Faktanya yang melakukan penyerangan adalah anggotanya. Dengan kata lain secara tidak langsung dia mengatakan bahwa TNI adalah anggotanya, sebaiknya TNI meminta klarifikasi atas pernyataan ajib tersebut. TNI milik negara bukan milik Ajib. Kita cinta damai. Kita cinta TNI.

12. Apakah TNI Medan mendapat UPETI dari Ajib untuk tumbal rekayasa ini?

1 COMMENT

Leave a Reply