Gara-gara Uang Tong, Panitia Dadu Putar Tikam Pemain 3 Liang

0
268

Imanuel SitepuIMANUEL SITEPU. PATUMBAK. Suasana permainan dadu putar di sebuah warung Desa Lantasan Baru (Kecamatan Patumbak) Wib seketika bubar Senin (30/12) sekira pukul 21.00 Wib seketika bubar. Namun kejadian itu bukan karena digerebek Polisi. Melainkan, karena seorang panitia penyelenggara bernama Ook Sembiring (41), warga Namosuro Baru (Kecamatan Biru-biru), mengamuk dengan menikam Talam Barus (45) warga Desa Namoserit (Kecamatan STM Hilir) yang merupakan  salah seorang diantara para pemain di lokasi lapak dadu itu.


Informasi diperoleh Sora Sirulo dari salah satu saksi mata. Dia mengatakan, sebelum kejadian, Talam Barus bersama sejumlah pemain sedang asyik bermain judi dadu putar dari siang hari. Namun apes bagi Talam Barus, dalam permainan judi tersebut ia kalah.

Karena sudah tidak memiliki uang, Talam mencoba meminta uang sekedar untuk membeli minyak bensin kepada Ook Sembiring selaku penyelenggara. Kurang puas dengan pemberian Ook Sembiring, Talam Barus akhirnya merepet dan menantang Ook Sembiring. Pertengkaran antara panitia judi dan pemain tidak bisa dihindari lagi. Bahkan, kejadian itu berubah jadi adu jotos.

Diduga kalah duel, Ook Sembiring akhirnya mencabut sebilah pisau tumbuk lada dari pinggangnya. Ia langsung mengarahkannya ke tubuh Talam Barus. Melihat lawannya main pisau, Talam menamparnya dengan tangan kiri. Akibatnya, lengan kiri Talam Barus mengalami luka sabitan pisau.

Ook Sembiring terus menyerang hingga melukai perut Talam Barus. Merasa posisinya terdesak, Talam mencoba melarikan diri. Namun, usahanya untuk melarikan diri sia-sia saja. Bagian punggungnya juga terkena tikaman Ook Sembiring. Mendapat tiga luka tikaman, Talam Barus akhirnya tersungkur.

Meski perkelahian antara keduanya terjadi cukup lama, warga tidak berani melerai. Soalnya, salah satu dari yang bertikai memegang senjata tajam. Melihat korban telah tersungkur, Ook Sembiring langsung melarikan diri di kegelapan malam. Setelah Ook Sembiring melarikan diri, barulah warga membawa Talam Barus  ke RSU Sembiring Delitua untuk medapat pertolongan.

“Kami tadi tak bisa melerai, bang. Soalnya, Ook Sembiring keluarkan pisau dari pinggangnya. Kami takut jadi sasaran, bang,” kata salah satu warga yang namanya tidak disebutkan.

Kapolsek Patumbak AKP Andiko Wicaksono Sik ketika dikonfirmasi mengatakan masih akan memastikan kejadian tersebut.

“Kita sedang mengarahkan anggota ke TKP untuk mengetahui kebenarannya,” kata Kapolsek.

Leave a Reply