Oh Nande Oh Bapa, Bocah Berastagi Terlantar di Padangbulan

0
130
imanuel 255
Daniel Sembiring Pandia di Polsekta Delitua.

IMANUEL SITEPU. MEDAN. Daniel Sembiring Pandia (5 tahun) warga Jl. Gundaling (Berastagi) terpaksa dibawa warga ke Pospam Polsek Delitua di Jl. Jamin Ginting, Padangbulan (Medan). Anak 5 tahun ini ditemukan warga sekitar di Jl. Jamin Ginting seorang diri dengan kondisi terlantar dan terus menangis di pinggir jalan besar tersebut [Minggu 29/12: sekira 21.00 Wib].

Saat ditemui wartawan di Polsek Delitua [Senin 30/12 siang], Daniel  mengatakan dirinya ditinggal bapak kandungnya bernama Sembiring Adon (41), warga Kabanjahe,  di pinggir jalan usai turun dari bus Sutra.

“Setelah turun dari Sutra, bapakku bilang dia mau beli nasi di warung sekitar jam setengah lima. Tapi, setelah aku tunggu-tunggu beberapa jam, bapak tidak datang-datang. Padahal, waktu dari Kabanjahe, bapak mengajakku ke tempat nenek di Belawan,” kata bocah ini polos.

Daniel juga mengaku dirinya adalah korban keretakan rumah tangga. Kedua orangtuanya telah bercerai dan memilih melanjutkan kehidupan masing-masing. Mereka tidak memperdulikan Daniel lagi yang merupakan anak semata wayang mereka.

Kedua orangtua Daniel ini bercerai karena sering berselisih dan bertengkar setiap harinya. Bila kedua orangtua Daniel ini bertengkar, sering kali ibunya melempar ayahnya dengan batu.

Karena hubungan yang tidak harmonis ini, lantas ibu Daniel memilih menceraikan ayahnya dan kawin lagi dengan orang lain yang merupakan laki-laki idamannya. dia tega meninggalkan Daniel dan ayahnya. Selain itu, kesedihan Daniel semakin memuncak karenakan ayahnya jarang pulang ke rumah untuk melihat kondisi Daniel.

Daniel saat ini tidak lagi mempunyai saudara yang menyayanginya. Bapaknya tega meninggalkannya di tengah jalan dan tidak memperdulikan nasibnya. Bocah cilik anak Sembiring mergana ini dilanda sepi dan tak tahu melangkah ke mana.

“Bapak sering dipanggil mamak Sembiring Adon  dan mamakku sering dipanggil Nande Daniel beru Karo,” Ujar Daniel Sembiring saat ditanyai wartawan mengenai identitas orangtuanya.

Kapolsek Delitua Kompol Wahyudi Sik melalui Kanit Reskrim Iptu Martualesi Sitepu saat ditemui wartawan [Senin 30/12] mengatakan, saat ini anak tersebut sudah berada di Polsek Delitua. Martualesi menghimbau jika ada warga yang merasa kehilangan anak segera mendatangi Polsekta Delitua.

Leave a Reply