Gerah Dengan Aksi Jamret, 2 Remaja Dipukuli Massa. Kereta Dibuang ke Kanal

0
258

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Hampir 5 Jam lamanya, petugas reskrim Polsek Delitua berusaha keras mengeluarkan sepeda motor Suzuki Spin milik tersangka jambret dari dalam lumpur kanal. Massa yang cukup gerah dengan kian maraknya aksi jambret menceburkan sepeda motor milik kedua pelaku, Iqbal alias Bulek (15) dan Ahmad Asri (20) keduanya warga Jl. Brigjen Katamso Kelurahan Kampung Baru (Kecamatan Medan Maimun) [Sabtu 4/1: sekira 10. 30 Wib].


Di Polsek Delitua, korban Yusni Sari (50) warga Sukamaju Kelurahan Medan Johor mengatakan kepada Sora Sirulo, saat sebelum kejadian [sekira 09.30 Wib], Yusni yang hendak pulang ke rumahnya mengendarai kereta jenis Honda Vario. Dia tiba-tiba dijambret oleh kedua remaja ini di depan SMAN 13. Akibat kejadian, sebuah dompet yang berada di bagasi depan keretanya berisi surat berharga, HP dan uang tunai disambar kedua pelaku yang langsung melarikan diri.

Yusni yang guru PNS ini tidak tinggal diam. Sambil mengejar, dia terus berteriak jambret. Usaha Yusni tidak sia-sia. Tidak jauh dari jembatan kanal, Yusni berhasi memepet tersangka. Selanjutnya, Yusni langsung meminta dompetnya agar dikembalikan. Mirisnya, kedua pelaku dengan enteng malah tidak mengakui perbuatanya.

Pertengkaran mulut antara Yusni dengan  kedua pelaku pun terjadi. Akibatnya, ratusan warga bekerumun di lokasi kanal. Karena terus didesak oleh korban, kedua pelaku akhirnya mengakui perbuatanya dan menyerahkan dompet tersebut kepada Yusni. Namun, warga yang  sudah terlanjur emosi, langsung menghajar kedua pelaku. Bukan sampai di situ saja, kereta Suzuki Spin tanpa plat milik pelaku langsung dibuang ke dalam kanal.

“Waktu berpapasan, aku mencoba meminta dompetku kembali. Keduanya malah bilang tidak ada. Akhirnya mereka dipukuli massa,” kata Yusni.

Untung saja, petugas Satuan Reskrim Polsek Delitua yang cepat mengetahui kejadian itu langsung terjun ke TKP dan selanjutnya mengamankan kedua pelaku ke Mako Polsek Delitua agar keduanya tidak menjadi bulan-bulanan warga.

Begitu melihat kehadiran petugas, massa kemudian membubarkan diri. Sementara, setelah kejadian, petugas kepolisian terpaksa bersusah payah mengeluarkan kereta milik tersangka dari dalam saluran kanal dengan kedalaman puluhan meter menggunakan tali.

Kapolsek Delitua, Kompol Wahyudi Sik melalui Kanit Reskrim Iptu Martualesi Sitepu SH MH ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian.

“Kita sudah menerima laporan korban. Saat ini, kedua tersangka masih kita periksa,” ujar Martualesi.

Leave a Reply