Lokasi Pengungsian Sinabung Bertambah Menjadi 34 Titik

0
125

alexander firdaustALEXANDER FIRDAUST. MEDAN. Bertambahnya pengungsi Sinabung yang kini telah mencapai 22.708 jiwa atau 7079 KK, membuat lokasi pengungsian juga bertambah, yaitu dari 31 titik menjadi 34 titik pengungsian.

Lokasi pengungsian yang bertambah tersebut, yakni di Losd Desa Telagah (Kecamatan Sungai Bingei, Kabupaten Langkat) yang menampung pengungsi sebanyak 500 jiwa atau 150 KK, Jambur Siabang-abang di Desa Siabang-abang (Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo) dengan jumlah pengungsi sebanyak 1.225 jiwa atau 381 KK, dan Pos Lau Gumba di Desa Lau Gumba (Berastagi) yang menampung 507 jiwa atau 175 KK.

Meningkatnya jumlah pengungsi mengakibatkan terjadinya kekurangan air bersih dan bahan makanan bagi para pengungsi. Ini dikatakan oleh Kepala Bagian Humas Pemkab Karo Johnson Tarigan kepada wartawan [amis 9/1].

“Kekurangan air bersih, lauk pauk juga. Karena jumlah pengungsi bertambah. Perlu dukungan lebih besar lagi. Pemda dengan Bulognya masih bisa kita order. Cuma, hal-hal lebih menjurus bahan-bahan naturalnya itu,” ujar Johnson.

Jhonson menambahkan, pihaknya masih merencanakan untuk membuka posko-posko pengungsian baru lantaran hingga kini semakin banyak para pengungsi yang mengalami sakit dan stres saat berada di pengungsian, sementara masa tanggap darurat kembali diperpanjang hingga 18 Januari mendatang.

Di sisi lain Pemkab Karo sejauh ini telah mencatat 14 pengungsi yang meninggal dunia akibat terserang berbagai penyakit, seperti demam, dehidrasi, hipertensi, stres, pendarahan, ginjal dan usus buntu. Lamanya para pengungsi ting gal di tempat penampungan juga didiuga telah mengakibatkan sebagian besar diantara mereka kini mengalami stres berat.

Sementara itu hingga Kamis siang, Gunung Sinabung tercatat masih mengalami dua kali erupsi disertai luncuran awan panas yang mengarah ke Tenggara dan Selatan.

Leave a Reply