Bila Perlu, Pengungsi Sinabung Direlokasi

0
138
katengah 9
Foto: YANTA SURBAKTI (Katengah Tegun Sinatap)

alexander firdaustALEXANDER FIRDAUST. MEDAN. Pemerintah Pusat masih terbuka terhadap opsi relokasi para pengungsi korban bencana letusan Gunung Sinabung apabila dimungkinkan. Opsi ini kemungkinan hanya dilakukan bagi daerah tertentu yang benar-benar membutuhkan relokasi.

Namun, sejauh ini, pemerintah tidak akan membangun hunian sementara bagi para pengungsi.  Diharapkan mereka dapat kembali lagi ke tempat tinggal semula apabila keadaan Sinabung kembali tenang.

Hal init diungkapkan langsung oleh Menko Kesra HR. Agung Laksono, seperti yang dikutip dari laman menkokesra.go.id [Kamis 9/1].

“Membuat hunian sementara tidak, kecuali yang mau relokasi. Ini masih dalam proses karena tidak semuanya memerlukan, hanya daerah tertentu. Tetapi keputusannya memang belum ada,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Menko Kesra juga menegaskan bahwa bencana alam letusan Gunung Sinabung belum dapat dikategorikan bencana nasional dan masih dalam yang dapat diatasi oleh pemerintah daerah. Meski demikian, Agung Laksono menyatakan bahwa Pemerintah Pusat akan tetap memberikan bantuan logistik yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Belum, karena skalanya masih terkontrol dan terbatas. Masih bisa ditangani oleh aparat pemerintah daerah,” ujarnya.

Menko Kesra juga menambahkan, pemerintah akan tetap memberikan perhatian besar terhadap bencana alam Gunung Sinabung yang hingga saat ini menyebabkan 25.000 warga mengungsi.

“Bagaimana pun kondisinya, pemerintah siap. Andaikata perlu kebutuhan sampai 100.000 pengungsi, pemerintah siap. Tetapi mudah-mudahan tidak terjadi seperti itu,” tandasnya.

Pemerintah, lanjut Menko Kesra, terus akan menambah keperluan logistik bagi para pengungsi. Namun, dia menilai, hingga saat ini belum perlu bantuan dalam bentuk hunian sementara.

Leave a Reply