GPK (Gerakan Penyatuan Karo) Menghadapi Pemilu 2014 (Bagian 3)

0
164

Oleh: M.U. Ginting (Swedia)

 

Siapa orang Karo yang dipilih?

 

M.U. Gintingmuginting 39Dalam pertemuan tokoh-tokoh Karo di Restauran Kenanga, sudah dituliskan beberapa nama calon yang sudah bersedia dipilih atau sudah mencalonkan dirinya di hadapan orang-orang Karo sebagai pemilih. Seberapakah kita sudah mengenal calon-calon ini?

Bagi sebagian besar orang Karo, jelas belum banyak pengetahuannya tentang calon-calon ini. Padahal ini sangat perlu. Pengetahuan tentang kredibilitasnya, rekam jejaknya dan moralitasnya, dedikasinya selama ini, dsb.

Pemilih butuh informasi sebanyak mungkin dari calon yang bakal dipilih. Karena itu, tidak ada istilah kebanyakan informasi mengenai para calon. Untuk itu, perlu semua potensi media dimobilisasi. Demikian juga organisasi yang ada untuk mengumpulkan dan membagikan semua informasi tentang orang-orang Karo yang bakal dipilih.

Pemilih harus mendapatkan informasi yang akurat, supaya betul-betul bisa menetapkan calon yang akan menjadi problem solver untuk orang banyak/ rakyat. Jangan terjebak dengan politk uang atau pencitraan, walaupun ini hanya nasihat ’indah’. Politik uang dan pencitraan yang mengikutinya masih semarak. Tak mungkin ada yang berhasil menghilangkannya dalam tingkat perkembangan sekarang ini.

muginting 37Karena itu, pemilihan calon ideal itu sebenarnya hasilnya hanya ’spekulasi’ belaka. Mudah-mudahan yang jadi adalah sebagaimana yang dikehendaki oleh rakyat Karo. Tidak ubahnya seperti memilih Bupati Karo, atau gubernur atau juga presiden, DPR atau DPD.

Akan tetapi, apapun yang akan terjadi, terpilih yang betul atau yang tidak betul, kita sudah bikin apa yang harus kita bikin, sudah katakan apa yang harus dikatakan, sudah tulis apa yang harus ditulis  dan sudah menciptakan misi jangka pendek maupun panjang; yaitu Gerakan Penyatuan Karo (GPK) (HABIS).

Leave a Reply