Letusan Sinabung Masih Kecil Dibanding Kemungkinan Lebih Besar

0
130

alexander firdaustALEXANDER FIRDAUST. KABANJAHE. Sinabung kembali mengalami erupsi dengan ketinggian kolom mencapai 4 Km disertai luncuran awan panas hingga 4,5 Km mengarah ke Tenggara dan Selatan kemarin [Senin 27/1].

Erupsi yang terjadi sekitar Pkl. 13.29 WIB tersebut telah mengakibatkan terjadinya hujan lumpur di sejumlah desa di bagian Barat Sinabung. Erupsi serupa juga kembali terjadi selang 1,5 jam kemudian. Erupsi yang terjadi saat gerimis tersebut menyebabkan abu vulkanik berbaur dengan air hujan sehingga menimbulkan terjadinya hujan lumpur.

Hujan lumpur yang terjadi dilaporkan telah melanda beberapa desa di kaki Sinabung, diantaranya Desa Mardingding dan Desa Sukatendel di Kecamatan Tiganderket. Ketebalan lumpur di kedua desa dilaporkan mencapai 2 Cm.

Meski erupsi ini merupakan letusan terbesar semenjak sepekan terakhir, tapi menurut Pejabat Pelaksana Bidang Penyelidikan dan Pengamatan Gunung Sinabung dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), I Gede Suantika, erupsi Sinabung hari Senin kemarin itu masih terbilang kecil dibandingkan potensinya.

“Saat ini, telah terbentuk kubah lava dan lidah lava dengan volume mencapai 4 juta meter kubik. Ini laporan terakhir yang kami dapat. Empat hari lalu, kubah lava dilaporkan baru sampai 2 juta meter kubik,” ujarnya.

I Gede juga menyebutkan penambahan material lava yang terjadi kini mencapai 10 meter kubik per detik. Sementara gempa dalam dan tremor pun masih berlangsung. Dengan kondisi tersebut pihak PVMBG memperkirakan bahwa pasokan energi Gunung Sinabung masih terus terjadi.

“Bagus jika terjadi erupsi kecil. Sebab, dengan volume kubah lava yang mencapai 4 juta meter kubik, hal itu berpotensi terjadi erupsi besar dengan luncuran awan panas mencapai 7 km. Semoga ini tidak terjadi,” kata I Gede.

Seperti diketahui letusan Gunung Sinabung sudah berlangsung semenjak bulan September 2013 yang lalu. Atas terjadinya erupsi selama kurun 4 bulan belakangan mengakibatkan sebanyak 29.816 orang atau 9.330 keluarga yang bermukim di lereng Gunung Sinabung harus mengungsi dan kini tersebar di 42 titik tempat pengungsian.

Leave a Reply