Diiming Mobil, Mahasiswi Tertipu Undian Berhadiah

0
87

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Beginilah jadinya kalau pingin kaya mendadak dan percaya terhadap undian berhadiah. Uang yang berada di dalam buku tabungan lebih dari Rp. 13 Juta pun ludes.

Inilah yang dialami Popy Surya A (19) warga Desa Candirejo (Kecamatan Biru-biru). Gara-gara percaya mendapat undian dengan hadiah utama Sebuah Mobil Honda Jazz, lebih Rp. 13 juta uang tabungannya  habis terkuras.

Informasi diperoleh Sora Sirulo [Jumat 7/2 siang] menyebutkan, kejadian penipuan itu berawal kemarin [Senin 27/1: sekira 07.30 Wib]. Saat itu, Popy yang berstatus mahasiswi ini sedang dalam angkot. Tiba-tiba Handphonenya berbunyi bertanda SMS masuk. Begitu Popy membacanya, ia pun dikabarkan mendapat undian hadiah satu unit mobil Honda Jazz. Dalam SMS tersebut, Popy juga diyakinkan agar melihat informasi lengkapnya dengan cara membuka webside resmi undian berhadiah tersebut di internet.

Popy pun mulai deg-degan bercampur hati berbunga-bunga. Ia langsung pergi ke salah satu warnet dan selanjutnya membuka webside yang dimaksud.

Setelah dibuka, dalam website  itu, Popy pun dibenarkan telah mendapatkan hadiah undian Honda Jazz sesuai dengan SMS yang sebelumnya diterimanya. Untuk kelancaran dalam menerima hadiah itu, Popy disuruh mentransper uang sebesar Rp. 2.976.000 dengan alasan untuk mengalih namakan STNK dan BPKB Honda Jazz tersebut. Mendapat arahan dari webside, Popy selanjutnya mendatangi Kantor Bank BRI Delitua dan mentransfer uang yang diminta.

Esoknya [Selasa 28/1], seorang yang mengaku bernama Nanang S menelpon Popy agar kembali mentransfer uang sebesar Rp. 7.350.000 untuk biaya transport pesawat.

Penipuan yang dilakukan terhadap gadis cantik ini bukan hanya sampai di situ.Keesokannya lagi [Rabu 29/1], Popy kembali dihubungi untuk mentransfer uang Rp. 3.250.000. Usai mentransfer uang itu seluruhnya, malam harinya Popy mulai sadar kalau ia sudah tertipu.

Malam itu juga Popy mencoba menghubungi nomor ponsel yang mengaku bernama Nanang S. Sayangnya, Ponsel Nanang tidak aktif lagi. Akibat kejadian itu, Popy mengaku mengalami kerugian Rp. 13.250.000 dan akhirnya membuat laporan ke Polsek Delitua [Kamis 30/1: sekira 10.30 Wib].

Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrimnya Iptu Martualesi Sitepu SH MH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan korban.

“Laporan korban telah kita terima. Saat ini, kita masih melakukan penyelidikan. Kita juga menghimbau kepada masyarakat agar jangan langsung percaya terhadap undian berhadiah melalui telepon atau SMS. Saat ini modus penipuan seperti itu cukup marak,” kata Martualesi Sitepu.

Leave a Reply