Tips Pembuatan Pupuk Organik Debu Vulkanik Sinabung

0
280

Oleh: Usaha B. Barus (Kabanjahe)

usaha 8

Bahan

– Tanah asli 1/3 bagian

– Bahan Organik dari Kandang Ternak 1/3 bagian

– Debu Vulkanik Sinabung 1/3 bagian

– Kapur Pertanian 5% dari total bahan

– Pupuk Biologi (Mikrobia Pengurai) 0,5 % dari total bahan

– Molase 0,2 % dari total bahan

– Air secukupnya

Cara Pembuatan

1. Bahan tanah asli, pupuk kandang, kapur pertanian dan debu vulkanik diserak secara berlapis kemudian diaduk sampai merata. Selanjutnya diserak kembali merata setebal 30-50 cm.

2. Pupuk Biologi (Mikrobia) dan Molase dimasukkan ke dalam drum air (Volume 200 Liter) untuk kebutuhan 1 ton bahan dan dibiarkan selama 24 jam ditempat teduh.

3. Setelah itu larutan tersebut disiramkan merata keatas adonan, kemudian diaduk merata.

4. Selanjutnya diserak lagi setebal 50 cm dan dibiarkan selama 1-3 bulan ditempat teduh dari sinar mtahari dan hujan.

5. Pupuk Organik Debu Vulkanik sudah siap diberikan ke lapangan untuk setiap tanaman Hortikultura, Palawija dan Perkebunan; baik sebagai pupuk dasar maupun sebagai pupuk susulan.

Untuk mengolah debu vulkanik di daerah yang terkena dampak langsung oleh erupsi Sinabung adalah sebagai berikut:

– Apabila debu vulkanik di lahan terlalu tebal, tabur kapur pertanian 1-4 ton/Ha + Pupuk Biologi 30-100 kg/Ha kemudian diolah secara mekanisasi (ditraktor dua kali). Setelah turun hujan, 1-3 bulan lahan sudah siap ditanami. Dosis bahan dan waktu penanaman kembali tergantung tebal tipisnya debu vulkanik di lahan.

 – Apabila ketebalan debu vulkanik lebih dari 15 cm, sebaiknya kelebihannya ditumpukkan di suatu tempat untuk difermentasikan sebagaimana prosedur di atas sebagai pupuk organik atau bisa dijual langsung ke daerah-daerah pertanian lainnya.

Semoga tips ini bisa bermanfaat bagi para petani Karo.

Motto : “Aku Bangga menjadi Petani Karo”

Kabanjahe, Selasa 11 Februari 2014.

Leave a Reply