Diperkosa, Disekap 2 Bulan, dan Gadis Sidikalang Itu Trauma Berat

1
667
imanuel 319
Lela saat berada di Polsek Delitua

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. DELITUA. Malang benar nasib Lela (22) warga Sidikalang (Kabupaten Dairi). Maksud hati memperoleh pekerjaan, dia malah diperkosa dan dianiaya oleh kenalannya.


Informasi diperoleh Sora Sirulo [Kamis 13/2] menyebutkan, sekira 2 bulan lalu, Lela yang saat itu masih bekerja di salah satu super market di kawasan Mariendal berkenalan dengan seorang pemuda di kawasan Jl. Kongsi, Mariendal. Perkenalan antara Lela dengan pemuda yang belum diketahui identitasnya ini ternyata berkesinambungan. Meski Lela sudah tinggal di kampung halamanya Sidikalang, setelah tidak lagi bekerja di Medan, Lela masih tetap menjalin hubungan dengan pemuda tadi meski hanya melalui telepon.

Karena akrabnya, Lela kerab berkeluh kesah kepada pria tadi. Seperti persoalan yang dialami Lela saat ini karena tidak lagi memiliki pekerjaan. Mendapat penjelasan dari lela yang membutuhkan perhatian khusus, langsung dimanfaatkan pemuda tadi. Setelah sebelumnya menjanjikan sebuah pekerjaan pasti melalui Hp, pemuda itu menjemput Lela ke Sidikalang dengan alasan ada temannya bisa memberi pekerjaan kepada Lela di Malaysia dengan gaji jutaan rupiah. Karena sudah lama saling kenal, Lela yang polos ini percaya saja. Lela akhirnya meninggalkan kampung halamannya untuk ikut dengan pria tersebut ke Medan.

Mirisnya, sesampainya di Mariendal, pria tadi membawa Lela ke salah satu rumah kosong di sana. Lela pun dipaksa melayani nafsu birahinya. Usai melepaskan hasrat arus bawahnya,  Lela dibawa ke Jl. Kongsi Desa Mariendal (KecamatanPatumbak).  Di rumah milik warga itulah Lela kemudian diinapkan bersama beberapa perempuan lainnya yang sudah ada di rumah itu.

Setelah tiba di rumah itu, laki-laki yang menjemput Lela tadi pergi meninggalkannya dan pergi entah ke mana. Sementara itu, Lela dititip kepada salah seorang perempuan pemilik rumah setelah menerima sejumlah uang.

Penderitaan Lela terus berlanjut. Beberapa hari di rumah itu, Lela mendapat perlakuan kasar. Bahkan Lela tidak diberi makan. Ia pun mengalami trauma berat akibat kejadian itu.

Suatu ketika, Lela berhasil melarikan diri dari rumah tersebut [Kamis 13/2 pagi]. Begitu berhasil keluar, sanak famili Lela yang khawatir tentang keberadaannya kebetulan menemukan Lela di Simpang Amplas seperti orang yang mengalami shock berat. Lela kemudian dibawa  ke Polsek Delitua untuk membuat laporan.

Ironisnya, sesampai di Polsek Delitua, Lela terus mengalami trauma berat. Apa bila dia melihat laki-laki, Lela langsung meronta. Kejadian tersebut juga terjadi ketika wartawan Sora Sirulo mencoba menanyakan identitas pria yang telah melakukan perbuatan keji itu kepadanya. Begitu ditanyakan, Lela langsung meronta sekuat tenaga.

“Kami juga belum tahu siapa laki-laki itu, bang. Dia belum bisa ditanyai. Makanya kami bawa ke Kantor Polisi,” kata salah satu keluarga Lela di Polsek Delitua.

Kejadian tersebut sempat menjadi perhatian beberapa petugas kepolisian. Setelah beberapa warga menjelaskan kronologisnya, salah satu personil Polsek Delitua kemudian mengarahkan agar membuat laporan ke Polsek Patumbak. Karena TKPnya berada di wilayah hukum Polsek Patumbak.

1 COMMENT

Leave a Reply