PM Ukraine Bertemu Obama

0
110

President Barack Obama holds a bilateral meeting with Prime Minister Arseniy Yatsenyuk of Ukraine in the Oval OfficeRABIN RANDALL. NEW YORK. Kemarin [Rabu 12/3], telah berlangsung pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Barack Obama dengan  Perdana Menteri Ukraine Arseniy Yatsenyuk di Gedung Putih.

Kedua pemimpin negara dalam pertemuan bilateral ini mendiskusikan bagaimana cara yang bersifat penuh perdamaian dalam menghentikan campur tangan Rusia secara militer di Krim (Crimea) yang seyogyanya menghormati kedaulatan dan integritas Ukraine.

Sebagaimana dirilis oleh situs Gedung Putih, mereka juga mendiskusikan dukungan komunitas internasional terhadap ekonomi Ukraine, keutuhan negara itu dan mensukeskan Pemilu yang akan dilaksanakan bulan Mei tahun ini.

Mengenai keberadaan militer Rusia di Krim dan referendum yang telah dicanangkan dalam waktu dekat, Obama mengatakan bahwa kita semua mengakui adanya hubungan historis yang erat antara Ukraine dengan Rusia.

“Begitu juga dengan Perdana Menteri serta jajaran pemerintahan Ukraine di Kiev mengakui itu dan telah mencoba meyakinkan wilayah orang-orang Rusia di Ukraine bahwa pemerintah berupaya mengatasi masalah secara diplomatis. Apa yang tidak bisa kita terima adalah adalah adanya negara dari luar yang mendikte apa yang harus terjadi di Ukraine,” kata Obama tegas dengan gaya khasnya.

Terkait perkataan Obama soal mendikte ini, pengamat politik internasional M.U.  Ginting yang tinggal di Swedia membandingkan tindakan Putin dengan tindakan serdadu Oliver Cromwell hampir 350 tahun lalu (1649) terhadap Irlandia.

“Serdadu Oliver Cromwell datang menduduki Irland, bikin peraturan sendiri atas rakyat Irland dan membantai rakyat Irland sampai 50% mati. Untunglah Cromwell tak bikin referendum, kalau bikin maka samalah dengan Putin. Kelebihan Putin dari Cromwell ya itu, Putin sudah tahu apa itu referendum, Cromwell tak tahu. Itulah 350 tahun perubahan dan perkembangan Putin. Tapi tak cukup, sebelum Putin mengerti sepenuhnya perkembangan sekarang,” papar M.U. Ginting.

Selengkapnya uraian M.U. Ginting dapat dilihat di sini.

 

Leave a Reply