Kaki Pelajar SMP Remuk Digilas Truk Tanah Timbun

0
192

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Kecelakaan lalulintas terjadi di Dusun Sememei Batu, Desa Sidomuliyo (Kecamatan Biru-biru). Sebuah Dum truk pengangkut tanah timbun BK 9465 LF yang dikemudikan Girin (35) warga Patumbak 1 (Kecamatan Patumbak) bersenggolan dengan pengendara kereta Yamaha Mio J BK 6067 ADI [Kamis 13/3: 11.00 wib].


Akibatnya, pengendara Mio Desi Lorenza (14) pelajar kelas 2 SMP Negeri 1 Biru-biru yang ada di boncengan mengalami remuk pada bagian kaki sebelah kiri yang tergilas roda belakang Truk. Sementara, ibunya Yeni Br. Barus (38) mengalami patah kaki dan luka lecet di sekujur tubuh.

Informasi diperoleh Sora Sirulo di lapangan, Yeni bersama anaknya Desi yang datang dari arah Biru-biru hendak pergi untuk keperluan sesuatu di Pajak Delitua. Namun, sesampainya di depan sekolah YAPIM, Yeni mencoba mendahului sebuah truk pengangkut tanah timbun yang melaju searah. Tanpa diduga, truk tersebut berbelok ke kanan menuju sebuah lokasi areal penimbunan.

“Kereta menyalip truk sehingga kereta tersermpet dan jatuh,” kata seorang saksi mata di lokasi.

Yeni yang mengemudikan kereta Mio terjepit ketika hendak menyalip. Salnya, stang keretanya bersentuhan dengan badan truk sehingga kereta korban oleng dan terjatuh. Kaki Desi yang berada di boncengan masuk ke dalam truk. Bagian roda belakang truk menyambut kaki Desi yang langsung berteriak kesakitan karena kakinya remuk tergilas truk. Sementara, Yeni terpelanting keluar badan jalan. Yeni pun mengalami patah kaki dan luka lecet pada bagian wajah dan tangan.

Kejadian tersebut sempat membuat kemacetan berkepanjangan. Sopir truk maut langsung melarikan diri begitu mengetahui truknya telah menggilas orang. Sementara, warga sekitar langsung membawa kedua korban ke RSU Sembiring Delitua. Tak lama berselang, Polsek Biru-biru turun ke lokasi.

“Memang kami selalu resah akibat truk-truk pengangkut tanah timbun ini beroperasi siang dan malam. Jalanpun dipenuhi debu. Pengendara kereta ingin mendahului truk karena banyak debu di belakang,” kata pria berperawakan kurus ini seraya berharap agar pihak terkait segara menertibkan Galian C jenis tanah timbun yang diduga tidak memiliki legalitas yang jelas.

Kapolsek Biru-biru AKP M. Simamora SH ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian.

“Kasusnya telah ditangani Unit Laka Polres Deliserdang,” kata Kapolsek singkat.

Ket Poto: Korban Desi saat berada di Rumah Sakit Umum Sembiring.

Leave a Reply