Kampanye Pemilu Kabupaten Karo Dibuka

1
172

ngguntur purba 187Mata Air Bermunculan di Karo GugungNGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. Kemarin [Sabtu 14/3] adalah hari pertama kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Untuk Pemilu di Kabupaten Karo, hari pertama kampanye ini dibuka dengan sebuah acara Deklarasi Damai Bersama.

Deklarasi Damai diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo di Stadion Samura Jl. Samura (Kabanjahe), diikuti oleh 12 partai politik.  Setelah melakukan Deklarasi Damai, seluruh partai politik melaksanakan konvoi bersama dengan ratusan simpatisan dan kader partai masing-masing.

Dalam kata sambutan dan pengarahannya kepada seluruh partai politik di Kabanjahe, Ketua KPU Kabupaten Karo Benyamin Pinem mengharapkan agar seluruh partai politik mematuhi peraturan yang sudah dibuat oleh KPU. Dia juga mengharapkan agar, dalam melakukan kampanye, diberikan pembekalan dan contoh yang baik terhadap masyarakat.

“Begitu juga di kalangan antar partai, hendaknya bersaing dengan sehat dalam bersosialisasi,” harap Benyamin.

Konvoi dimulai Pkl. 15.00 Wib. Konvoi para calon dan simpatisan dari 12 partai politik ini diberangkatkan oleh Bupati Kabupaten Karo, Kena Ukur Surbakti, mengambil start Stadion Sepakbola Samura dengan kawalan tim dari Polres Tanah Karo serta diiringi musik tradisional Karo.

Rute konvoi setelah berangkat dari garis start adalah mengelilingi Kota Kabanjahe dan Kota Berastagi serta dilanjutkan ke Simpang Lau Gendek, Tongkeh, Basam, Simpang Barusjahe, Tigapanah dan kembali ke Kabanjahe. Sesampainya di Kabanjahe rombongan partai-partai politik membubarkan diri.

ngguntur purba 190Sambutan masyarakat terhadap konvoi lumayan besar dengan melambai-lambaikan tangan dan bersorak-sorak menyambut teriakan-teriakan rombongan mengkampanyekan partainya. Namun begitu, percakapan-percakapan di kede kopi sepertinya memperlihatkan pesimisme yang tinggi terhadap Pemilu kali ini, terutama oleh banyaknya cerita yang beredar atas adanya indikasi money politic.

Menurut cerita yang beredar di tengah-tengah masyarakat, money politic telah berlangsung dengan bayaran Rp. 200 ribu hingga 250 ribu per orang untuk satu suara dukungan ke calon tertentu.

1 COMMENT

  1. “Deklarasi Damai” menggambarkan inisiatif yang terpuji dari KPU Benyamin Pinem. Inisiatif ini sangat dicita-citakan dan sangat disambut oleh masyarakat Karo di Kabanjahe, masyarakt menunjukkkan sambutan atas konvoi perdamaian itu. Ini adalah permulaan yang sangat baik, sangat positif.

    Sebaliknya telah beredar pula desas-desus yang negatif, akan adanya money politics pembelian suara (bagi yang punya duit tentu) antara 200 ribu sampai 250 ribu per suara. Ditempat lain seperti di Jakarta disebut dengan ‘bisnis pengerah massa’ dan sudah beredar juga semakin luas antipode dari bisnis ini dengan anjuran ‘ambil uangnya jangan pilih partainya’. Bagi orang introversi seperti Karo akan lebih susah melaksanakan antipode ini, tetapi bagi masyarakat extroversi tak ada soal, berlaku hanya logika, mana yang lebih menguntungkan cepat.

    Karena itu dalam tingkat tertentu politk uang ini masih bisa berlanjut di Karo. Tetapi dunia tetap saja berubah dan berkembang, faktor polik uang hanyalah salah satu penghalang dari sekian faktor yang jumlahnya banyak.

    Ini patutnya menjadi salah satu pertimbangan bagi calon pemimpin Karo dalam mengubah dan mengembangkan kemajuan masyarakat sosial introversi atas dasar kultur dan way of thinking Karo.

    Banyak faktor mengapa politik uang masih bisa berjalan, walaupun sudah semakin terlihat juga ‘harga suara’ semakin tinggi.

    PERTAMA dan yang paling hakiki ialah karena partai politik itu sendiri TIDAK YAKIN akan kebenaran politiknya akan diterima masyarakat.

    KEDUA, uang masih menentukan segala macam proses dalam politik sekarang dalam era ‘uang tak terbatas’ (bagi segelintir).

    KETIGA, kemiskinan dan kemelaratan hidup banyak orang diikuti dengan kesadaran berpolitik dan bermasyarakat yang masih bisa menerima atau terpaksa menerima politik uang. Kemiskinan ini dimanfaatkan.

    Tetapi perubahan sudah ada seperti diatas, ‘ambil uangnya saja jangan pilih partainya’. Perubahan dan perlawanan terhadap politik ini akan terus dan berkembang cepat sesuai dengan perubahan dan perkembangan kesadaran berpikir dunia. Jokowi tak pakai duit, semua ingin pilih dia. Ini salah satu contoh konkret perubahan pikiran dunia, dari segi pemimpinnya dan dari segi perubahan pikiran rakyat sendiri.

    Seperti ini juga akan datang ke Karo, karena Karo adalah tempatnya, dari dulu juga dalam sejarah, orang Karo berkorban untuk kemenangan masyarakat. Perang Sunggal Datuk Surbakti adalah perang terpanjang melawan ketidakadilan penjajah demi kemerdekaan, tanpa memikirkan keluaraganya sendiri yang berkorban dan dia sendiri bersama adiknya dibuang ke pengasingan di Jawa seumur hidupnya dan mati dipengasingan. Banyak seali contoh pengorbanan pejuang Karo tanpa pamrih.

    Permulaan ke pemilu bersih dan damai tempatnya di Karo!

    MUG

Leave a Reply