G8 Kembali ke G7

0
234
loreta 22
Kota Den Haag (The Hague)

LORETA KAROSEKALI. AMSTERDAM. Group of Eight (G8) yang menghimpun 8 negara industri terbesar di dunia kembali menjadi Group of Seven (G7) setelah 7 anggotanya mengeluarkan Rusia dari kelompok mereka untuk sementara waktu.

Alasan pengeluaran Rusia dari kelompok Negara industri terbesar ini adalah karena campur tangan Rusia di krisis Krim (Ukraine). Rencananya pertemuan G8 tahun ini akan dilakukan di Sochi (Rusia). Rencana ini tentu saja tidak lagi diteruskan dengan dikeluarkannya Rusia untuk sementara. Den Haag akan menggantikan Sochi dalam menggelar pertemuan tahun ini.

Kelompok yang sempat bernama G8 ini awalnya bernama G6 saat dibentuk oleh Presiden Perancis Valéry Giscard pada tahun 1975. Enam anggotanya adalah Perancis, Jerman Barat, Inggris, Italia, Jepang dan Amerika Serikat. Kanada ikut bergabung pada tahun 1976 sehingga bernama G7. Pada tahun 1998, Rusia ikut bergabung untuk kemudian bernama G8. Namun, untuk sementara ini, setelah dikeluarkannya Rusia untuk sementara waktu, kembali ke G7.

Bisa dikatakan, G7 tidak pernah berubah menjadi G8 meski G8 dibentuk dari G7 ditambah Rusia. Bisa dikatakan demikian karena, meski G8 telah dibentuk, G7 tetap melangsungkan pertemuan rutin tanpa Rusia. Pertemuan G7 yang terakhir diadakan di Aylesbury (Inggris) pada bulan Mei 2013.

Pengeluaran Rusia dari kelompok negara-negara industri terbesar dunia ini adalah salah satu langkah yang diambil negara-negara Barat terhadap Rusia atas campur tangan mereka di dalam krisis Krim. Beberapa pengamat politik internasional mengisyaratkan telah adanya ‘tiupan angin’ yang menandakan kemunculan kembali perang dingin yang telah lama mencair. Beberapa pengamat juga mengisyaratkan bahwa PM Rusia Vladimir Putin ingin mengembalikan posisi Rusia di dunia internasional melalui cara-cara yang memancing munculnya kembali perang dingin ini.

Leave a Reply