Punggung Ditikam, Kereta Pelayan Café Dilarikan Perkibot

0
190

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruKunci Ganda Motor Aman dari MalingIMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Dengan merintih kesakitan akibat luka tikaman pada bagian punggungnya, Verawaty (35) Pelayan caf’é Kancil yang terletak di Jl. Sejarah, Dusun 4, Desa Delitua (Kecamatan Namorambe), dilarikan ke RSU Sembiring Delitua.


Akibat luka tikaman yang dialami Vera cukup parah dan akibat banyak mengeluarkan darah, pelayan café ini pun terpaksa dirujuk ke RSU H. Adam Malik, Medan. Pelaku penikaman ternyata bukan orang lain. Dia adalah Rasi Ginting yang pernah bekerja di café Kancil sebagai  Perkibot. Usai menikam Vera, Rasi Ginting kemudian membawa lari kereta korban.

Informasi diperoleh di Polsek Namorambe [Sabtu 15/3] menyebutkan, kejadian naas itu terjadi di dalam café Kancil [Sabtu 15/3: sekira 04.00 Wib].  Saat itu, Verawaty lagi tidur lelap di kamarnya. Tiba-tiba saja pintu kamarnya didobrak oleh Rasi. Menyadari ada orang masuk ke rumahnya secara paksa, Vera pun terbangun. Begitu melihat Vera bangun, Rasi Ginting langsung memukuli korban.

Usai memukul korban, Rasi kemudian mengambil kunci kontak kereta Yamaha Xeon  BK 6187 milik Vera yang tergantung di dinding. Vera akhirnya berusaha merebut kunci keretanya dari tangan Rasi. Tarik menarik kunci pun terjadi. Rasi kemudian mengambil sebilah pisau belati dari balik pinggangnya dan selanjutnya menikam tubuh Vera dari belakang.

Vera langsung tersungkur. Rasi kabur membawa kereta korban. Dua rekan Vera yang bekerja di café Kancil, Gita (36) dan Susi (23), langsung membawanya ke RSU Sembiring. Namun, akibat luka di punggungnya cukup parah, Vera selanjutnya dibawa ke RSU H. Adam Malik.

Kapolsek Namorambe melalui Kanit Reskrimnya Iptu Semin Sembiring ketika dikonfirmasi oleh Sora Sirulo melalui selularnya membenarkan kejadian.

“Laporan korban sudah kita terima. Kita sudah kerahkan anggota untuk mengejar pelaku,” katanya.

Leave a Reply