Beredar di Pasaran Gorengan Campur Plastik

0
192

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun Baruimanuel 389IMANUEL SITEPU. DELITUA. Bagi anda penggemar jajanan gorengan, sebaiknya berhati-hati. Kini, banyak gorengan seperti goreng pisang, ubi, tempe, risol, dan bakwan yang berada di pinggir jalan, tepung adonannya bercampur leburan plastik.
Seperti dikatakan Pak Itong (56), warga Kecamatan Delitua, kepada Sora Sirulo [Sabtu 22/3: Siang]. Ia mengetahui tepung gorengan yang baru dibelinya di Pajak Delitua bercampur plastik ketika gorengan tersebut hendak disuguhkan kepada keluarganya.

“Saat saya sampai di rumah, saya menyerahkan gorengan itu  kepada anak dan istri. Begitu diambil istri saya satu gorengan, ia mengaku kalau gorengan yang saya beli beda dengan gorengan seperti biasa dibelinya di dekat rumah,” kata Pak Itong.

Lebih lanjut dikatakannya, gorengan itu tampak warna kerupuknya agak bening seperti plastik. Selain itu, meski disimpan beberapa hari, kerupuk gorengan tetap garing dan renyah.

“Karena memang seperti campuran plastik, saya coba membakarnya dengan mancis. Saya benar-benar terkejut. Kerupuk gorengannya terbakar. Hasil pembakarannya meleleh seperti membakar plastik. Bukan itu saja, bila dicium, aroma asap kerupuk gorengan seperti aroma plastik yang terbakar,” beber Itong.

Di tempat terpisah, Nurul Rahmana Tambunan (30) pengamat kesehatan mengatakan, memang benar ada tepung gorengan bercampur plastik. Sangat berbahaya karena bisa mengganggu kesehatan bagi orang yang memakannya.

“Campuran plastik tidak bisa dicerna oleh usus sehingga bisa menyebabkan penyakit saluran pencernaan,  usus buntu, kanker dan penyakit gagal ginjal,” kata Nurul.

Nurul meminta kepada Balai POM (Pengawasan Obat Makanan) agar melakukan pengawasan terhadap penjual gorengan yang tersebar di wilayah Kota Medan dan sekitarnya agar mengambil sample untuk diperiksa di laboraturium. Bila memang ada penjaja gorengan yang menggunakan campuran plastik dalam tepung dan minyak gorengannya agar segera ditindak tegas. Ini bisa mengancam kesehatan warga,” katanya berharap.

Leave a Reply