Nandai !!!!! Nandai !!!!! Sinabung Meraung di TMII

0
200

edi sembiring 6edi sembiring 12EDI SEMBIRING. JAKARTA. Acara puncak ”Tanah Karo Menangis” malam ini [Sabtu 29/3] di Anjungan Sumatera Utama TMII akan diisi oleh pagelaran drama tari yang bertajuk ”Metamorfose Erupsi Sinabung”.

Akisah, suatu hari di sebuah kuta (kampung) di salah satu lereng Gunung Sinabung, warga sedang bekerja di ladang. Sebagaimana biasanya, keadaan aman tenteram dan sentausa. Warga bekerja penuh semangat dengan segala impiannya.

Tapi, sebagaimana juga biasanya, pasti ada perselisihan dan pertengkaran. Coan Veriyanto Purba yang menjadi sutradara drama tari ini mengendapkan konflik di dalam masyarakat Karo di dalam pertunjukan ndikkar (silat Karo). Namun, kali ini terjadi tak seperti biasanya.

Nandai !!!!! Nandai !!!!!! Warga mendadak berteriak serko dan berlarian ke sana ke mari. Sinabung meletus! Suara bergemuruh, bumi berguncang,  asap mengepul dari kawah Deleng Sinabung.

Apa yang terjadi selanjutnya? Mari persiapkan diri menyaksikannya malam ini di Anjungan Sumatera Utara, Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Musik pengiring drama tari “Metamorfose Erupsi Sinabung” dimainkan oleh Yoel Kaban, Brevin Tarigan, Rabun dan lainnya. Pentas ditata oleh sang sutradaranya Coan Veriyanto Purba.

Saat menghadiri gladi resik acara ini kemarin [Jumat 28/3], terdengar juga seruan “nande …. nande …” dari kelompok teater Bumi Kalamtara. Para aktor dan aktris berulang-ulang dan bergantian melantunkan kata nande.

Malam ini akan tampil juga penyanyi cilik Kartika Sembiring . Tio Fanta Pinem akan melantunkan lagu Mbiring Manggis dengan para penari latar. Sebelumnya akan bernyanyi pula Santa Hoky. Ada juga perkolong-kolong yang akan membawa 2 lagu salah satunya Gotongroyong diiringi musik tradisi pimpinan Junianto Sembiring.

Di bawah ini kami tampilkan secuplik video gladi resik “Metamorfosa Erupsi Sinabung” kemarin.

Leave a Reply