Kolom M.U. Ginting: HARI INI (PEMILU)

0
209

muginting 75

 

M.U. GintingKampanye legislatif sudah berakhir, tinggal hari coblos saja, 9 April. Walaupun ada cara kampanye yang saling maki atau menjelekkan tetapi kampanye pemilihan umumnya berjalan sangat bagus, demokratis, aman dan tak ada gangguan berarti. Ini adalah satu perkembangan positif, bisa dikatakan.

Kekhususan ’pesta’ kampanye kali ini ialah, umumnya kampanye partai-partai dihadiri hanya oleh simpatisan atau bayaran 10 ribu, 30 ribu 50 ribu atau 100 ribu rupiah, tergantung keuangan partai-partai. Pemilih yang belum menentukan pilihannya tidak ikut hadir, tapi menunggu hari coblosan. Banyak juga prosentase mereka, sekira 30%.

Barangkali mereka inilah nanti yang menentukan siapa pemenang. Diantara mereka ini banyak juga yang langsung menentukan pilihan setelah mendengar partai-partai saling menjelekkan atau maki. Dan, mereka langsung memihak yang ’dimaki’, yang tidak membalas makian atau yang ‘rapopo’.

Suasana ini sangat mempengaruhi orang introvert Jawa, dalam way of thinking  bener ketenger, becik ketitik, olo ketoro. Ini pergeseran karena sebab psikologis. Dalam falsafah introvert Jawa, susah dibayangkan kalau yang maki akan dipilih.

Banyak partai-partai katanya sudah ’tak berideologi’. Karena itu, sulit bagi banyak orang menentukan pilihan. Banyak yang melihat figur partai menurut track recordnya yang tidak korupsi. Bila partai-partai dan orang-orangnya banyak korup, rakyat pun muak. Karena itu, figur seperti Jokowi banyak sekali mempengaruhi pilihan dan dukungan ke partai PDIP. Begitu juga dukungan terhadap figur Jokowi atau ’rapopo’ Jokowi.

Dengan berjalannya secara aman kampanye legislatif ini, kita juga banyak mengharapkan agar Pemilu 9 April, hari ini, juga bisa berjalan aman dan lancar tanpa kecurangan atau kekerasan. Kalau ini terjadi, betul-betul tanda ada perubahan kesadaran rakyat kita.

Datanglah semua ke TPS untuk bikin pilihan. Tidak soal kalau memilih salah, itu juga pengalaman demokrasi. Kalau salah pilih orangnya, itu bukan kesalahan pemilih tapi orangnya yang menipu.

Jangan pilih yang sudah jelas diketahui penipu.

Leave a Reply