“3 Nafas Likas” Siap Syuting & Merilis Teaser Poster Pertama

2
249

SRI LAZUARI. JAKARTA. Oreima Films baru saja mengumumkan bahwa mereka akan segera melakukan proses syuting film feature terbaru, 3 Nafas Likas. Bertempat di Sate Khas Senayan Pakubuwono, dilakukan acara syukuran sebelum syuting yang akan mulai dilakukan besok [Sabtu 26/4].

likas 1

Pada kesempatan tersebut, Oreima Films juga merilis teaser poster pertama film arahan sutradara peraih Piala Citra, Rako Prijanto, yang berjudul 3 Nafas Likas. Teaser poster ini memperlihatkan wajah Atiqah Hasiholan sebagai Likas dalam tiga warna yang mewakili tiga masa yang akan dilalui oleh karakternya. Teaser poster juga menampilkan tagline film yang berbunyi “ Untuk Siapa Kau Bernafas”, menggambarkan maksud judul film.

3 Nafas Likas  bercerita tentang seorang perempuan istimewa bernama Likas yang menjalani sebuah kehidupan luar biasa. Likas kemudian berhasil meraih berbagai pencapaian dan keberhasilan, karena ia memegang teguh tiga janji yang pernah diucapkannya kepada tiga orang terpenting dalam hidupnya. Janji-janji itu selalu berada dalam setiap tarikan nafasnya. Nafas yang memberikan ruh dalam setiap tindakan, serta keputusannya.

Kisah dalam film ini berlatar belakang beberapa periode waktu, mulai dari era 1930-an hingga tahun 2000. Juga melalui beberapa kejadian penting di Indonesia, mulai dari perang kemerdekaan, pergolakan revolusi, hingga masa kejayaan perekonomian Indonesia.

3 Nafas Likas akan mulai menjalani proses syuting pada tanggal 26 April 2014, di beberapa wilayah di Sumatera Utara, terutama di daerah Karo yang menjadi seting utama cerita. Proses syuting yang akan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, juga akan menjalani syuting di Jakarta dan Ottawa, Kanada.

Dalam acara syukuran dan konferensi pers pertama sebelum syuting, produser Reza Hidayat dari Oreima Films mengungkapkan bahwa kisah di film 3 Nafas Likas  adalah berdasarkan kisah nyata (based on true story) dari tokoh bernama Likas Gintings.

Karakter yang diperankan oleh Atiqah Hasiholan ini pun masih hidup dan saat ini sudah berusia 90 tahun pada bulan Juni nanti.

“Kisah di 3 Nafas Likas ini memang merupakan based on true story, berdasarkan kisah cinta Likas Gintings dan bapak Djamin Gintings, yang merupakan seorang tokoh militer berpangkat letnan jenderal. Beliau telah meninggal pada tahun 1974, saat menjabat sebagai duta besar Indonesia untuk Kanada. Kami mengangkat kisah ini atas persetujuan keluarga besar Djamin Gintings,” ujar Reza Hidayat saat ditemui wartawan di acara syukuran.

Keluarga besar Likas dan Djamin Gintings yang diwakili oleh Riahna Djamin Gintings, menuturkan bahwa mereka memang ingin mempersembahkan film ini sebagai kado untuk kedua orangtua mereka. Keputusan mereka untuk bekerjasama dengan Oreima Films dan Rako Prijanto, berdasarkan pertimbangan filmografi Rako Prijanto yang impresif.

“Saya mewakili keluarga besar ingin mempersembahkan film ini sebagai kado untuk kedua orang tua kami. Mereka berdua, terutama ibu saya, memiliki kisah yang menurut kami patut dibagi ke khalayak umum. Ini bukan hanya sekadar kisah keluarga, melainkan sebuah kisah universal yang bisa diterima oleh seluruh penonton Indonesia. Rako Prijanto, kami pandang sebagai orang yang tepat untuk menyampaikan kisah ini,” jelas Riahna yang juga menjabat sebagai executive producer di 3 Nafas Likas.

likas 2
Riahna Jamin Ginting (kiri depan)

3 Nafas Likas merupakan film pertama Rako Prijanto selepas meraih penghargaan sutradara terbaik  Piala Citra lewat film Sang Kiai. Ia tertarik untuk terlibat dalam produksi ini, karena ia ingin menyampaikan sebuah kisah inspiratif dari sudut pandang seorang perempuan.

“Selama ini, orang selalu mengaitkan sebuah kisah heroik dengan perjuangan fisik. Tapi sebenarnya seorang ibu rumah tangga seperti Likas juga memiliki kisah perjuangan yang tak kalah pentingnya. Setidaknya apa yang dilakukan Likas kemudian membawa sebuah perubahan, bukan hanya pada keluarganya, tetapi juga kepada lingkungan sekitar. Dan saya ingin memperlihatkan bahwa di balik seorang pria hebat, pasti ada satu sosok perempuan luar biasa di baliknya,” ujar Rako Prijanto di kesempatan yang sama.

Kisah yang diambil dari sudut pandang seorang perempuan jugalah yang menantang sisi kreatifitas Rako Prijanto. Ketika membaca kisah Likas, ia merasa lebih bisa menghargai kaum perempuan yang ada dalam hidup sutradara ini.

“Ketika membaca kisah Likas, saya jadi lebih bisa memahami perasaan istri saya, ibu saya, dan saudara perempuan saya. Selepas menggarap Sang Kiai, saya memang ingin membuat sebuah film yang tidak hanya indah secara artistik dan memiliki nilai komersial, melainkan juga sebuah film yang bisa mengubah perspektif penonton. Saya menemukannya di 3 Nafas Likas ini,” tegas Rako.

3 Nafas Likas diperankan oleh Atiqah Hasiholan, Vino G. Bastian (sebagai Djamin Gintings), Tutie Kirana (sebagai Likas tua), Arswendi Nasution (sebagai Ngantari Tarigan, ayah Likas), Marissa AnitaMario IrwinsyahRina HasyimErnest Samudera dan aktris cilik bernamaTissa Biani Azzahra yang memerankan Likas semasa kecil.

Dalam mempersiapkan peran sebagai Likas, Atiqah Hasiholan harus berlatih dialek dan bahasa Karo, yang menjadi latar utama film ini.

“Meski saya keturunan Batak, tapi memerankan sebuah karakter dari Karo adalah sebuah tantangan luar biasa bagi saya, karena kebudayaan Karo adalah sebuah kebudayaan yang unik. Saya harus melatih gesture, dialek, hingga hal-hal kecil agar kisah ini tersampaikan dengan baik,” ujar Atiqah yang melewati sebuah proses pelatihan khusus.

Vino G. Bastian pun merasakan hal yang sama. Menurutnya peran sebagai Djamin Gintings adalah salah satu peran paling menantang dalam karirnya sebagai aktor.

“Ini pertama kalinya saya memerankan seorang tokoh yang benar-benar ada, berlatar karir militer, dan memiliki rentang waktu luas dari tahun 30-an hingga tahun 70-an. Tantangan lainnya adalah karena referensi tentang Djamin Gintings ini relatif sedikit. Karena itu saya harus melakukan observasi dan riset yang benar-benar maksimal,” jelas Vino.

3 Nafas Likas akan memulai syuting pada 26 April 2014 dan rencananya akan mulai tayang pada bulan September 2014.

Catatan:

Untuk informasi lebih lanjut mengenai 3 Nafas Likas dan keperluan wawancara, serta berbagai materi terkait, silahkan menghubungi LIGHTS Publicist di email lightspublicist@gmail.com atau nomor telepon di +62-812-8621-5981.

Silahkan untuk bergabung di FanPage Facebook : 3 Nafas Likas atau follow akun Twitter : @3NafasLikas.

2 COMMENTS

  1. Selamat atas upaya keluarga Djamin Gintings mengenalkan sosok seorang Ibu Karo yg inspiratif. Mari khalayak Karo yg merasa dirinya pantas untuk mengenalkan dirinya ke public melalui memoir atau biografi agar segera mengupayakannya, bukan utk ketenaran dan kebanggaan diri tetapi utk menginspirasi org lain dan menguatkan sosok Karo di masyarakat. Mari masing2 kita bikin sejarah.

Leave a Reply