Petisi Mejuah-juah Telah Didukung 500 Orang

1
204

 

BRANDY KARO SEKALI. MEDAN. Sejak dibuat 29 April 2014 yang lalu, petisi “Pengusulan ‘Mejuah-juah’ Sebagai Sapaan Khas Kota Medan” yang ditujukan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan, Dzulmi Eldin telah didukung 500 orang hingga hari ini [Rabu 28/5].

Guru Patimpus
MEJUAH-JUAH KOTA MEDAN Para penari Sirulo dalam merayakan HUT Kota Medan.

Petisi ini adalah sebagai upaya menghormati jasa Guru Patimpus Sembiring Pelawi sebagai pendiri Kota Medan. Guru Patimpus sendiri adalah seorang Putra Karo yang lahir di Aji Jahe, Dataran Tinggi Karo (Karo Gugung). Menurut hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan Panitia Peneliti Hari Jadi Kota Medan, Guru Patimpus mulai membuat perkampungan kecil di pertemuan Sungai Deli (Lau Petani) dengan Sungai Babura (Lau Burah) pada pada 1 Juli 1590. Tanggal inilah yang kemudian disahkan menjadi Hari Jadi Kota Medan yang diperingati setiap tahunnya.

Mengingat Guru Patimpus adalah seorang Putra Karo, maka berbagai elemen masyarakat Karo dari seluruh dunia telah menggalang petisi online dengan tujuan agar sapaan Mejuah-juah, yaitu salam khas Suku Karo dapat dijadikan sebagai salam khas di Kota Medan.

Sejauh ini keberadaan petisi Mejuah-juah ditanggapi secara positif oleh kalangan masyarakat Karo. Hal tersebut terlihat dari banyaknya komentar-komentar dukungan yang mengemuka di laman petisi online melalui situs change.org.

“Sebagai bentuk apresiasi Pemko Medan, supaya semua (termasuk generasi muda) tau siapa penemu dan pendiri kampung pertama sekali di Medan, yaitu Guru Patimpus Sembiring Pelawi,” tulis Jan Fery Sembiring.

Tanggapan yang tidak kalah menarik datang dari Ido Aprilian. Dia beralasan Petisi Mejuah-juah perlu segera direalisasikan oleh pihak Pemko Medan agar Suku Karo sebagai salah satu suku di Sumatera Utara dapat lebih dikenal, mengingat yang diketahui selama ini hanyalah Suku Batak.

“Sudah saatnya Mejuah-juah, menjadi salam di Medan, dan hal ini mengukuhkan bahwa selain Suku Batak ada juga Suku Karo di Sumatera Utara,” tulisnya.

1 COMMENT

Leave a Reply