Hari Lingkungan Hidup di Bahorok Meriah

0
187

bahorok 8

GALIGA TARIGAN. BAHOROK. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2014 se Kecamatan Bohorok dilaksanakan di halaman kantor PT. LNK Kebun Bukit Lawang di Desa Bukit Lawang dengan berbagai kegiatan [Sabtu 7/6].

Acara ini dihadiri oleh Sekertari Camat Kecamatan Bohorok (Bapak Sutrisni) dana Kades Bukit Lawang ( Bapak Suratna). Thema Peringatan HLHS tahun 2014 se Kecamatan Bohorok kali ini adalah “BANGKITKAN SIKAP CINTA ALAM DAN MARI MELESTARIKAN LINGKUNGAN HIDUP KITA”. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Aksi Penanaman 1200 bibit pohon (Mahoni, Bayur, Sentang, Salam, Aren, Melinjo, Alpokat, Bunga Tanjung) dan Aksi Bersih di sekitar lokasi wisata Bukit Lawang.

Penanaman pohon mendapat respon dari beberapa wisatawan manca negara. Bahkan, mereka turut serta dalam bahorok 4penanaman pohon. Bibit untuk penanaman pohon yang diantaranya aren, alpokat, melinjo, dan salam diserahkan kepada kelompok mitra CPOI Sumut untk selanjutnya ditanam di lahan-lahan anggota kelompok agar bibit dapat dirawat dengan baik.

Panitia juga menyelenggarakan berbagai perlombaan bagi siswa/siswi sekolah se Kecamatan Bohorok, yaitu : Lomba Mewarnai Gambar tingkatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) sebanyak 50 orang, Lomba Melukis dengan bahan pewarna dari alam tingkat siswa-siswi Sekolah Dasar kelas 4 dan 5 sebanyak 50 orang peserta, serta Lomba Menulis Puisi dan Berpuisi tingkat SLTP dan SLTA, sebanyak 50 peserta.

Kegiatan dihibur dengan tarian tradisional Karo, tarian tradisonal Melayu oleh kelompok seni “Sinuria”, siswa-siswi SLTP dan Sanawiyah Bohorok. Juga diketengahkan lagu-lagu bernuansa lingkungan hidup oleh ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Lestari dari Desa Timbang Jawa.

bahorok 5

Menurut ketua panitia, Eka Elkana Sasta Gurusinga (Koordinator Lapangan CPOI Sumut). kegiatan dilaksanakan secara sederhana agar pesan-pesan pelestarian alam dan konservasi alam dapat kena di hati para peserta dan para undangan. Begitu juga masyarakat sekitar dan menjadi suatu budaya mencintai alam bagi kehidupan kita.

bahorok 3“Harapan perlu diaktualisasikan dalam tindakan-tindakan nyata bagi upaya pelestarian alam. Dalam hal itu, harapan utama kita terletak pada generasi muda. Khususnya adik-adik siswa-siswi sekolah yang dimulai dari tingkatan PAUD/TK, SD, SLPT, dan SLTA diharapkan dapat menjadi ujung tombak bagi gerakan pelestarian alam,” kata Elkana S. Gurusinga.

Leave a Reply