Jokowi dengan Pengungsi, Sinabung Tenang

0
186

 

jokowi 4

Mata Air Bermunculan di Karo GugungNGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. “Saya sudah lama ingin datang ke Tanah Karo, tapi karena kedudukan saya sebagai Gubernur DKI, saya tidak bisa langsung datang karena tidak mau dikatakan orang-orang untuk tujuan politik semata,” demikian dikatakan oleh Calon Presiden RI Joko Widodo atau lebih dikenal dengan Jokowi di Posko Pengungsi Sinabung GBKP Kota (Kabanjahe) hari ini [Selasa 10/6: Siang].

Karena itu, kata Jokowi lebih lanjut, saat ke Sumatera Utara, dia meprioritaskan untuk langsung ke Tanah Karo. Para pengungsi menyambut antusias pengakuan Jokowi.

Di Posko GBKP ini Jokowi mendapat penghormatan engkadangken uis beka buluh. Setelah itu, Jokowi langsung menuju Poko Pengungsi Mesjid Agung (Kabanjahe), Di sini, Jokowi didoakan agar menjadi Presiden RI. Dia juga mendapat titipan uis tenun khas Karo  untuk disampaikan sebagai cendramata kepada istrinya Iriana Widodo, dan putranya Kaesang Pangareb.

“Kain ini menyertai Pak Jokowi sukses memimpin Indonesia,” kata salah seorang koordinator pengungsi di Masjid Agung.

Tak luput pisau khas Karo tumbuk lada disematkan ke pinggang Jokowi tanda pengharapan masyarakat setempat agar Jokowi dapat menjadi “piso telap” serta “babah singerana” dan “kuda dalen” rayat sirulo.

Banyak orang mengkhawatirkan kedatangan Jokowi akan disambut ledakan Gunung Sinabung.

“Biasanya, kalau ada politkus dari Jakarta datang termasuk presiden yang hanya sekedar pencitraan mengunjungi para pengungsi, Sinabung akan meledak saat mereka tiba. Enda la kuidah kai pe nina delengta ah,” kata seorang pengungsi kepada Sora Sirulo.

Memang, kali ini Gunung Sinabung terlihat tidur nyenyak, terasa aman dan tenteram di sekelilingnya. Udara Kabupaten Karo juga begitu cerah dan langit cerah riang membiru.

Berita Terkait:

“Saya belum sempat ke Tanah Karo. Tapi, saya ingin sekali ke sana,” kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo 

Leave a Reply